Jreng-Jreng! Blibli Milik Orang Paling Tajir di RI Mau IPO Usai Menyandang Status Unicorn

26 Agustus 2021 14:20 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

JAKARTA – Perusahaan e-commerce milik konglomerat paling tajir di Indonesia, Grup Djarum, PT Global Digital Niaga atau dikenal dengan Blibli.com dikabarkan bakal melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2022. Bahkan, perusahaan telah memilih penasihat untuk memuluskan rencana aksi korporasi tersebut.

Seperti dalam laporan Bloomberg, Kamis, 26 Agustus 2021, perusahaan tersebut tengah menjalin kerja sama dengan Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki proses penawaran umum perdana saham(initial public offering/IPO).

"Pihak bank lainnya juga masih berpotensi masuk ke dalam daftar penjamin emisi (underwriter) IPO perusahaan,” ujar sumber anonim yang mengaku mengetahui permasalahan tersebut.

Ketika dikonfirmasi, perwakilan Blibli menyatakan bahwa pihaknya memang terbuka terhadap opsi yang akan memperluas ekosistem perusahaan, namun menolak berkomentar langsung mengenai rencana IPO itu. Credit Suisse dan Morgan Stanley juga enggan memberikan komentar.

Sebelumnya, berhembus kabar bahwa Blibli baru saja menyandang status unicorn atau perusahaan rintisan teknologi (start up) dengan valuasi mencapai US$1 miliar. Hal ini diungkapkan oleh CEO Blibli, Kusumo Martanto dengan DailySocial.id beberapa waktu lalu.

Berdasarkan statistik per kuartal I-2021 dari iprice.co.id, Blibli menempati urutan kelima sebagai e-commerce dengan jumlah pengunjung situs bulanan tertinggi di Indonesia. Tercatat, pengunjung bulanan Blibli pada kuartal I-2021 mencapai 19,59 juta.

Blibli sendiri dimotori oleh perusahaan modal ventura milik Keluarga Hartono dari Grup Djarum, GDP Venture. Sedangkan, bisnis utama Djarum adalah produsen rokok serta perbankan yang telah membawa pemiliknya, yakni Hartono Bersaudara menjadi orang paling kaya di Indonesia.

Kedua bersaudara tersebut adalah Robert Budi Hartono beserta kakaknya, Michael Bambang Hartono yang masing-masing memiliki kekayaan bersih sebesar US$16,5 miliar dan S$ 15,5 miliar, menurut Bloomberg Billionaires Index.

Berita Terkait