Jokowi Tinjau Rumah Oksigen Hasil Kolaborasi GoTo, Aneka Industri, dan Master Steel

26 Juli 2021 09:33 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Presiden Jokowi bersama dengan CEO GoTo, Andre Soelistyo dan Ketua Umum Kadin Arsjad Rasjid saat meninjau Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung, Jakarta, Sabtu, 24 Juli 2021. / Dok. BPMI Setpres (BPMI Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pembangunan Rumah Oksigen Gotong Royong di Pulo Gadung,  Jakarta Timur, Sabtu, 24 Juli 2021. Nantinya, fasilitas kesehatan yang direncanakan rampung minggu depan ini dapat menampung sekitar 500 orang pasien.

Dalam keterangan resminya, Jokowi menyebut Rumah Oksigen Gotong Royong ini merupakan fasilitas kesehatan yang diinisiasi oleh perusahaan raksasa teknologi Tanah Air, GoTo bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, dan PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII).

Selain itu, pembangunan fasilitas kesehatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak lainnya. Seperti PT Master Steel, Tripatra Engineering, serta perusahaan teknologi yang fokus pada bidang layanan kesehatan, Halodoc.

“Ini adalah kerja sama gotong royong Kadin, ada GoTo, ada PT Aneka Gas Industri (Samator), ada PT Master Steel yang memiliki lahan, dan juga perusahaan-perusahaan yang lain,” ujarnya, dikutip Minggu, 25 Juli 2021.

Baginya, pemnbangunan rumah oksigen ini bisa membantu mengurangi tekanan pada rumah sakit, terutama di beberapa provinsi yang memiliki tingkat keterisian tempat tidur yang cukup tinggi. Ia juga berharap, inisiatif serupa dapat dilakukan di luar DKI Jakarta.

“Sekali lagi saya sangat menghargai dan kita berharap ini tidak dibangun, dikerjakan di Jakarta saja, tetapi bisa di-copy di tempat-tempat lain, di provinsi-provinsi lain. Kita harapkan nanti ini segera bisa dioperasikan dan bisa dimanfaatkan oleh rakyat,” imbuhnya.

CEO GoTo, Andre Soelistyo menjelaskan bahwa Rumah Oksigen Gotong Royong sendiri merupakan fasilitas kesehatan semipermanen yang khusus dilengkapi dengan peralatan suplai oksigen dan tempat tidur perawatan bagi pasien COVID-19 dengan gejala sedang.

Fasilitas tersebut, kata dia, didirikan berdekatan dengan pabrik oksigen milik Aneka Gas Industri. Dengan begitu, menurutnya suplai oksigen dapat lebih tersedia karena lokasi fasilitas kesehatan dekat dan disalurkan langsung dengan pipa dari pabrik gas Samator.

“Masing-masing bed akan punya akses ke oksigen yang disuplai langsung dari pabrik gas yaitu Samator. Kenapa kita memilih site ini? Karena aksesnya langsung lewat pipa, dari pabrik oksigen langsung ke bed tersebut. Jadi akses suplai oksigen pun menjadi lebih tersedia,” jelas Andre.

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyambut baik inisiatif pembangunan rumah oksigen pertama yang merupakan upaya gotong royong dari kalangan pengusaha. Ia berharap, inisiatif serupa bisa diwujudkan juga di kota-kota lain.

“Harapannya ini adalah yang pertama namun akan ada rumah oksigen lainnya. Selain di sini nanti di Jawa Timur, di Jawa Tengah, dan lain-lain. Kita mengharapkan semua pengusaha untuk bisa bersama-sama, bekerja sama, bergotong royong untuk kita memenangkan perang melawan pandemi,” tutur dia.

Berita Terkait