Jokowi Paparkan 3 Strategi Utama RI Hadapi Pandemi di Hadapan 100 Ekonom

26 Agustus 2021 12:20 WIB

Penulis: Fachrizal

Editor: Rizky C. Septania

Presiden Joko Widodo saat mengumumkan pemberlakukan PPKM Darurat/YouTube Sekretariat Presiden

JAKARTA - Presiden Joko Widodo memaparkan strategi dan bisnis utama yang akan diprioritaskan pemerintah ke depan untuk bertahan di tengah pandemi. Pemaparan tersebut disampaikan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Sarasehan 100 Ekonom dengan tema “Penguatan Reformasi Struktural Fiskal dan Belanja Berkualitas di Tengah Pandemi” yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) secara virtual, Kamis, 26 Agustus 2021.

Menurut Jokowi, setidaknya ada tiga fokus utama yang menjadi hal utama yang akan diprioritaskan pemerintah.

"Pertama, hilirisasi. Kedua digitalisasi UMKM dan ketiga kita harus mulai masuk ke ekonomi hijau," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan untuk menggenjot hilirisasi pemerintah sudah menyiapkan berbagai komoditas andalan dalam negeri seperti nikel, besi, baja, agar bisa diekspor bukan hanya sekedar barang mentah.

"Kedua berkaitan dengan digitalisasi UMKM. Ini saya kira transformasi yang terus akan kita dorong karena kita memiliki 60 juta UMKM yang semuanya akan didorong masuk ke platform digital baik di daerah, nasional agar bisa masuk ke platform global," jelasnya

Terakhir, Jokowi menilai ekonomi hijiau merupakan masa depan ekonomi suatu negara. Indonesia, kata kepala negara, pun akan memprioritaskan pembangunan ekonomi hijau tahun ini.

"Kita akan bangun yang namanya green industrial park, yang produk luarannya hijau, energi hijau, dan kita harapkan kita memiliki kekuatan besar ke depan yaitu produk hijau yang dihasilkan dari ekonomi hijau yang mulai akan kita bangun tahun ini," kata Jokowi.

Berita Terkait