Jokowi Minta Percepat Realisasi APBD Demi Tangkal Resesi

September 01, 2020, 10:27 PM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Presiden Joko Widodo/ Dok. Sekertariat Kabinet

BOGOR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta percepatan realisasi anggaran belanja pemerintah daerah. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu yang dibutuhkan guna mendukung pemulihan kesehatan dan ekonomi nasional akibat pandemi COVID-19.

Jokowi meminta agar anggaran belanja daerah untuk segera digunakan untuk pergerakan ekonomi di daerah-daerah. Hal itu disampaikannya saat rapat terbatas dengan seluruh gubernur se-Indonesia melalui konferensi video pada Selasa, 1 September 2020.

“Saya minta percepat belanja APBD provinsi dan perintahkan untuk bupati dan wali kota agar APBD kabupaten dan kota terutama yang berkaitan dengan belanja barang, belanja modal, belanja bansos ini betul-betul disegerakan. Sehingga bisa meningkatkan konsumsi masyarakat dan meningkatkan ekonomi di daerah,” ujarnya di Istana Bogor, Jawa Barat.

Data yang diterima presiden hingga 27 Agustus 2020 lalu, rata-rata nasional untuk realisasi belanja APBD provinsi masih berada di angka 44,74%. Sementara untuk realisasi di tingkat kabupaten dan kota juga baru mencapai 48,8%.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini meminta para kepala daerah untuk mencermati hal tersebut. Sebab, realisasi anggaran pemerintah daerah amat dibutuhkan untuk beredarnya uang di daerah. Selain itu realisasi terhadap bantuan sosial yang diterima masyarakat daerah.

“Realisasi APBD seperti ini setiap hari saya ikuti. Semua provinsi, kabupaten, dan kota kelihatan semua angka-angkanya. Tolong betul-betul angka-angka ini diperhatikan sehingga realisasi untuk pengadaan barang dan jasa untuk belanja modal atau belanja bansos itu benar-benar segera terealisasi,” tegas presiden. (SKO)