Jokowi Kebut Vaksinasi COVID-19 Jadi 1 Juta Orang Per Hari Mulai Juli 2021

09 Juni 2021 14:40 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Suasana vaksinasi bagi ratusan mitra Gojek di sentra vaksinasi Indonesia bangkit Rumah Sakit Universitas Indonesia, Depok , Rabu 2 Juni 2021. Diharapkan dengan keikutsertaan ini, Gojek dapat membantu percepatan program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi konsumen untuk menggunakan layanan Gojek dalam memenuhi kebutuhan sehari harinya. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA – Presiden Joko Widodo menyebut laju vaksinasi COVID-19 bakal dikebut hingga 1 juta orang per hari mulai Juli 2021. Percepatan vaksinasi tersebut dilakukan agar Indonesia bisa mencapai herd immunity sepenuhnya pada kuartal I-2022.

“Kita berharap di Juli target vaksinasinya bisa 1 juta per hari, harus mulai ditingkatkan mulai Juni ini,” kata Jokowi saat kunjungan kerja ke Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI), Rabu, 9 Juni 2021.

Mantan Wali Kota Solo ini mendorong angka vaksinasi di Juni 2021 bisa naik menjadi 750.000 orang per hari. Sementara itu, pada Selasa, 8 Juni 2021, kecepatan vaksinasi di Indonesia baru mencapai 484.564 orang per hari.

Jokowi mengungkap vaksinasi COVID-19 mesti dilakukan secara merata di seluruh provinsi. Dirinya menjamin akses dan distribusi vaksin COVID-19 tidak akan mengalami kendala apa pun.

“Kita berharap vaksinasi massal ini dilakukan juga secara maksimal di pulau dan provinsi-provinsi lain di Indonesia,” ujar Jokowi.

Menurut data Satuan Tugas Penanganan COVID-19, jumlah penerima vaksin pertama hingga Selasa, 8 Juni 2021 telah mencapai 18,26 juta orang. Sebanyak 11,35 juta orang lainnya tercatat telah menyelesaikan dosis kedua vaksin COVID-19.

Pemerintah menargetkan 80% penduduk 181,5 juta masyarakat Indonesia menerima vaksin COVID-19 hingga kuartal I-2022. Dengan catatan saat ini, jumlah vaksinasi dosis pertama baru mencapai 10,06% dan dosis kedua 6,25%.

Indonesia menjadi negara dengan urutan ke-13 di dunia yang telah memberikan lebih dari 30 juta dosis vaksin COVID-19. (RCS)

Berita Terkait