Jelang Uji Laik Fungsi, Ruas Tol Binjai-Stabat Lakukan Persiapan

11 Januari 2022 23:00 WIB

Penulis: Liza Zahara

Editor: Rizky C. Septania

Jelang Uji Laik Fungsi, Ruas Tol Binjai-Stabat Lakukan Persiapan/foto: Hutama Karya

JAKARTA – PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) sebagai perusahaan provider operasi jalan tol terbesar di Indonesia salah satunya jalan Tol Medan-Binjai melakukan persiapan jelang masuk uji laik fungsi (ULF) untuk ruas Tol Binjai-Stabat.

Persiapan yang dilakukan di antaranya dengan melakukan penyisiran untuk memastikan lajur yang akan dilalui sebagai persaiapan pelaksanaan ULF nanti. Kemudian akan dilanjut ke tahap uji laik operasi (ULO) oleh Badan Pengatur jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“PT JMTO menjadi perusahaan yang dipercaya PT Hutama Karya (Persero) selaka Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) untuk jalan Tol Trans Sumatra ruas Binjai-Stabat. Adapun kepercayaan yang telah diberikan harus dijaga dengan terus memberikan pelayanan yang terbaik,” jelas Manager Traffic and Maintenance Ferza Gauthama dalam keterangan resmi, Selasa, 11 Januari 2022.

Proses penyisiran lajur jalan tol ruas Binjai-Stabat dilakukan oleh satuan patrol jalan raya (PJR) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra utara dan Kepolisian Resor (Polres) Langkat yang didampingi langsung oleh Manager Traffic and Maintenance Ferza Gauthama.

Adapun progres dari jalan tol Trans Sumatra Ruas Binjai-Stabat secara fungsi jalan sudah mencapai 95%. Sedangkan, sarana dan prasarana kantor operasional sudah dalam tahap furnishing serta finishing, untuk gerbang tol beserta jaringannya fiber optic sudah mencapai 85% beserta sarana dan prasarana pemenuhan standar pelayanan minimum (SPM) seperti rambu lalu lintas dan marka jalan.

Ruas Tol seksi 1 Binjai-Stabat memiliki panjang 12,3 kilo meter (km) dengan begitu jumlah keseluruhan jalan tol ruas Medan-Binjai Stabat yang dioperasikan oleh PT JMTO sepanjang 30,1 km. Lebih rinci, jalan Tol Medan-Binjai seksi 2 Stabat-Tanjungpura sepanjang 26,2 km, dan seksi 3 Tanjungpura-Pangkalan Brandan sepanjang 18,9 km ditargetkan rampung pada 2022.

Selama pelaksanaan penyisiran jalur jelang uji laik fungsi dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19 secara ketat. 
 

Berita Terkait