Jelang Perempat Final Euro 2020, Ini Strategi Italia Perkecil Risiko Penularan COVID-19

02 Juli 2021 19:40 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Reuters

COPENHAGEN – Sejumlah negara yang menjadi tuan rumah piala Euro 2020 memperketat peraturan bagi masyarakat yang ingin menonton perhelatan tersebut.

Pengetatan aturan ini dilakukan lantaran Euro 2020 dituduh sebagai kontributor penyebaran penularan COVID-19.

Italia misalnya yang menjadi salah satu negara yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan perempat final pada Sabtu, 3 Juli 2021. Italia menjadi tuan rumah untuk pertandingan antara Inggris melawan Ukrainia di Roma.

Namun, negara yang terkenal akan kuliner pastanya ini tidak memperbolehkan suporter dari Inggris melakukan perjalanan ke Italia untuk menonton laga sepakbola tersebut.

Tak hanya itu, sejak bulan lalu, Italia telah menetapkan peraturan karantina selama lima hari bagi siapa pun yang mengunungi Inggris dua minggu sebelum tiba di Italia.

Berdasarkan informasi dari Reuters, upaya tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona varian Delta yang lebih mudah menular.

Meski begitu, Italia memperbolehkan pengunjung yang melakukan perjalanan bisnis singkat atau pelancong yang sedang transit untuk tidak melakukan karantina. Celah inilah yang dikhawatirkan bakal dimanfaatkan suporter Inggris untuk tetap datang menonton pertandingan sepakbola di Roma.

Guna menutupi celah tersebut, Pemerintah Italia memutuskan siapa pun yang mengunjungi Inggris dalam waktu dekat tidak diperbolehkan masuk ke stadion Olimpico di Roma.

Pemerikasaan akan dilakukan di Stadion Olimpico. Bagi yang ditemukan melanggar dan mengabaikan aturan karantina kan dikenakan denda hingga 3.000 Euro Eropa atau sekitar Rp51 juta (asumsi kurs Rp17.200 per Euro Eropa).

“Fans yang berbasis di Inggris karena itu tidak boleh melakukan perjalanan ke Italia untuk menghadiri pertandingan pada hari Sabtu di stadion Olimpico di Roma,” ujar Pemerintah Italia dalam dalam sebuah pernyataan yang dikutip dari Reuters Pada Jumat, 2 Juli 2021.

Pada perhelatan yang bakal diselenggarakan di Inggris, UEFA mengizinkan 16.000 suporter untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Jumlah ini hanya sebesar 25% dari kapasitas penuh stadion Olimpico.

Pertandingan Lainnya

Seperti halnya Italia yang menjadi tuan rumah pertandingan antara Inggris dan Ukraina, pertandingan antara Swiss melawan Spanyol bakal diadakan di Stadion St.Petersburg Rusia.

Pada hari ini, diperkirakan 1.000 orang bakal melakukan perjalanan dari Swiss ke Rusia untuk menonton pertandingan Bola.

Melihat kemungkinan tersebut, Mentri Kesehatan Swiss, Alain Berset memperingatkan warganya bahwa pergi sebelum melakukan vaksin COVID-19 merupakan hal bodoh. Ditambah lagi, saat ini penularan virus varian Delta sedang meledak.

“Tanpa divaksinasi, saya tidak akan pergi. Saya tidak akan pergi. Dan jika Anda divaksinasi, Anda bisa pergi. Tapi itu terkait dengan banyak risiko. Anda harus berhati-hati,” ujar Alain.(RCS)

Berita Terkait