Latihan Bersama TNI dan US Army, Pelindo II Fasilitasi Bongkar Muat Alat Tempur

28 Juli 2021 22:38 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Laila Ramdhini

Proses bongkar muat kapal milik US Army /Dok. Kementerian BUMN (Dok. Kementerian BUMN)

JAKARTA – PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau Pelindo II bersiap menyambut pasukan militer Amerika Serikat (AS) dalam perhelatan Garuda Shield-15/2021. Latihan militer bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) itu bakal digelar mulai 1-14 Agustus 2021 di Rahlat Puslatpur Baturaja Sumatera Selatan.

General Manager Pelindo II Panjang Adi Sugiri mengungkapkan perseroan telah menyiapkan skema untuk memfasilitasi bongkar muat alat tempur milik militer AS. Sejauh ini, sudah ada dua kapal  milik AS yang bersandar di Dermaga Pelabuhan Panjang.

Kapal itu terdiri atas US Herpes Ferry yang mengangkut kemasan kontainer. Lalu, kapal MV Green Bay yang membawa muatan alat tempur tentara AS.

“IPC siap memberikan dukungan penuh untuk kelancaran kegiatan internasional ini. Kami juga akan memberikan fasilitas terbaik untuk kegiatan bongkar muat kargo khusus seperti peralatan dan kendaraan tempur dari kapal ke dermaga maupun sebaliknya,” ujar Adi dalam keterangan tertulis, Rabu, 28 Juli 2021.

Dalam ajang ini, Indonesia bakal kedatangan 1.000-1.300 personil tentara AS yang berasal dari Angkatan darat. Selain melalui jalur laut, alat tempur lainnya bakal didatangkan militer AS melalui jalur udara.

Sementara itu, Komandan Pusat Penerbangan TNI angkatan Darat (Danpuspenerbad) Mayjen TNI Teguh Pudjo mengungkapkan pihaknya tengah melakukan persiapan matang dalam ajang ini. Sebanyak 11 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) berupa pesawat helikopter disiapkan dalam ajang latihan gabungan ini.

“TNI AD dan AD Amerika Serikat Melaksanakan Latihan Garuda Shield 15/2021 di wilayah Baturaja, Amborawang dan Makalisung dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral kedua Negara,” ujar Mayjen Teguh dalam upacara kesiapan latihan bersama Garuda Shield 15, Senin, 26 Juli 2021.

Berita Terkait