Jasa Marga Gandeng Bukit Asam Kembangkan PLTS di Jalan Tol

02 Februari 2022 23:00 WIB

Penulis: Liza Zahara

Editor: Rizky C. Septania

Jasa Marga Gandeng Bukit Asam Kembangkan PLTS di Jalan Toll/foto: Pertamina.com (pertamina.com)

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melakukan kerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk dalam mengembangkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di jalan Tol Jasa Marga Group dengan penandatanganan nota kesepahaman pada Rabu, 2 Februari 2022.

Pengembangan PLTS di jalan tol ini untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional di jalan tol Jasa Marga Group. Selain itu, sebagai ajang kolaborasi dan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung Presidensi G20 Indonesia 2022.

Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail mengatakan pihaknya sangat menyambut baik kolaborasi ini karena dapat membawa kontribusi positif bagi setiap pihak. Serta, mencerminkan implementasi strategi untuk mencapai transformasi bisnis Bukit Asam pada 2026.

“Menuju pemberhentian pertama Bukit Asam sebagai perusahaan energi pada 2026, peningkatan porotofolio pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan menjadi salah satu strategi bisnis yang sedang gencar dikembangkan Perseroan,” kata Direktur Utama Bukit Asam Arsal Ismail dalam keterangan resmi, Rabu, 2 Februari 2022.

Di sisi lain, Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur mengatakan penandatangan nota kesepahaman merupakan kolaborasi yang sangat baik dalam mengawali hubungan kemitraan Bukit Asam dan Jasa Marga. Serta selaras dengan komitmen Jasa Marga untuk mewujudkan jalan tol berkelanjutan.

Selanjutnya, kolaborasi ini juga mempresentasikan Jasa Marga memiliki potensi pengembangan bisnis prospektif disepanjang koridor jalan tol Jasa Marga Group dan peluang kemitraan yang produktif untuk kemajuan bersama.

Selain itu, dialaksanakan juga penandatanganan perjanjian kerja sama fasilitas PLTS di jalan Tol Bali Mandara yang dilakukan oleh PT Bukit Energi Investama (PT BEI) dan PT Jasamarga Bali Tol (PT JBT). Melalui kerja sama ini PT BEI akan memasang 1 set PLTS dengan total kapasitas maksimum 400 kilowatt peak (kWp) untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional PT JBT.

Berita Terkait