Jamkrindo Syariah Cetak Laba Rp57,49 Miliar pada Semester I-2021

27 Juli 2021 20:35 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Laila Ramdhini

Direktur Utama Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan memberikan sambutan saat acara Kick Off HUT PT Jamkrindo ke 51 dan Talkshow Interaktif bertema “UMKM Naik Kelas untuk Tingkatkan Ekonomi Nasional” di Gedung Jamkrindo, Jumat 30 April 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA – PT Jamkrindo Syariah (JamSyar) berhasil membukukan laba sejumlah Rp57,49 miliar dan aset senilai Rp1,77 triliun pada semester I-2021.

Hingga Juni 2021, JamSyar juga mencatat total volume penjaminan sebesar Rp21,70 triliun, IJK Cash Basis Rp393,90 miliar. Sedangkan, pencapaian IJK Accrual tercatat sejumlah Rp286,73 miliar.

“Indikator-indikator tersebut memberikan keyakinan dan rasa optimisme bahwa perusahaan akan mampu mencapai target yang telah ditetapkan sampai dengan akhir 2021,” tulis JamSyar dikutip dari laman resmi, Selasa 27 Juli 2021. 

Kinerja positif pada paruh pertama tahun ini didukung oleh berbagai strategi perusahaan yang telah dibuat antara lain Teknologi Informasi (TI) yang unggul maupun penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Strategi ini bertujuan untuk mendukung ekpansi usaha maupun peningkatan pertumbuhan bisnis yang profitable dan sustainable.

Selain itu, JamSyar juga memberikan penjaminan kepada pelaku usaha yang terdampak pandemi melalui produk penjaminan pembiayaan modal kerja pemulihan ekonomi nasional (PEN). rogram ini bekerjasama dengan mitra-mitra bank syariah yang ditunjuk oleh pemerintah dalam mendukung program PEN.

Pertumbuhan JamSyar yang bagus tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak eksternal selama 2020 hingga semester I-2021. Tahun lalu JamSyar menyabet penghargaan bidang Marketing, Finance, IT, dan Human Capital dari Infobank, BUMN Track, Business News, dan Economic Review. 

Sedangkan beberapa penghargaan pada semester I-2021 ini adalah penghargaan di bidang Tata Kelola (GCG),  IT, Governance, Risk Management, & Compliance, Human Capital, dan Corporate Communication, dari Infobank, Business News, Digital Transformation & Innovation Institute, dan Economic Review.

Berita Terkait