Izin Jam Buka Usaha setelah PPKM Darurat Dibuka Bertahap 26 Juli 2021

21 Juli 2021 03:43 WIB

Penulis: Catra Edira Agfa

Editor: Catra Edira Agfa

Petugas keamanan melintas di dekat pertokoan Pasar Tanah Abang yang tutup saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jakarta, Senin, 5 Juli 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan keputusan perihal masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diperpanjang hingga 25 Juli 2021 di Istana Negara Jakarta, Selasa (20/7/2021).

"Jika tren kasus mengalami penurunan, maka tanggal 26 juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan PPKM Darurat secara bertahap," kata Jokowi.

Izin Jam Buka Usaha

Dalam kesempatan itu Jokowi juga menyinggung terkait izin jam buka usaha setelah PPKM Darurat dibuka bertahap pada 26 Juli 2021 mendatang.

Bukan Anak Sultan, tapi Sudah Bisa Beli Rumah Sendiri? Begini Caranya!

Pasar Tradisional

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok masyarakat akan diizinkan buka hingga pukul 20.00 dengan kapasitas pengunjung maksimal 50%.

UMKM

Kemudian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) seperti pedagang kaki lima (PKL), toko kelontong, pedagang asongan, dan usaha mikro atau ultra mikro lainnya, diizinkan buka sampai dengan pukul 21.00.

"(Kedua sektor ini) teknisnya akan diatur oleh pemerintah daerah masing-masing," imbuh Jokowi.

Kegiatan Sektor Esensial dan Kritikal

Sedangkan untuk kegiatan lainnya pada sektor esensial dan kritikal, baik di pemerintahan maupun swasta, serta terkait dengan protokol perjalanan akan dijelaskan secara terpisah.

Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu berharap semua pihak dapat bahu membahu untuk melaksanakan perpanjangan PPKM Darurat ini.

Hai, Konten Kreator! Siap Terima Penghasilan Rp14,51 Triliun dari Instagram dan Facebook?

"Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat, komponen bangsa untuk bersatu melawan COVID-19. Memang ini situasi berat, tapi dengan usaha keras kita bersama, Insya Allah kita bisa terbebas dari COVID-19 dan kegiatan sosial ekonomi bisa kembali normal," ungkapnya.

Berita Terkait