ITDC Targetkan Pembangunan Fasilitas Pendukung Pertamina Mandalika International Street Circuit Rampung Akhir Oktober 2021

11 Oktober 2021 16:30 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Rizky C. Septania

Pembangunan Sirkuit Mandalika yang akan dipakai sebagai seri penutup WSBK 2021. Foto: Instagram @motogpmandalika

JAKARTA - PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menargetkan pembangunan fasilitas pendukung di Pertamina Mandalika International Street Circuit rampung pada akhir bulan ini.

Infastruktur tersebut meliputi Pit Building, paddock, medical facility, dan race control building.

“Percepatan proyek ini untuk mengejar penyelenggaraan ajang balapan Idemitsu Asia Talent Cup pada 12-14 November dan WSBK 2021 pada 19 - 21 November 2021,” ungkap Direktur Utama ITDC Abdulbar M Mansoer dalam keterangan resmi, Senin, 11 Oktober 2021.

Seperti diketahui, penyelenggaraan event balap motor tersebut akan berlangsung di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) The Mandalika. Acara ini pun diyakini bakal mendorong pemulihan pariwisata di Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Adapun belum lama ini, Dorna Sport telah mengumumkan secara resmi Provisional MotoGP 2022 Calendar di Indonesia yang akan berlangsung pada 18-20 Maret 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit, The Mandalika, NTB.

Kalender juga memasukkan sirkuit baru ini untuk menggelar test pra-musim pada 11-13 Februari 2022.

Abdulbar mengaku, pihaknya menyambut gembira pengumuman Dorna Sport tersebut. “Ini merupakan bukti kepercayaan Dorna Sport atas kesiapan Pertamina Mandalika International Street Circuit dalam menggelar event MotoGP 2022. Selain itu, penetapan jadwal ini juga merupakan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam mempersiapkan event balap motor berkelas dunia di Indonesia,” ungkapnya.

ITDC sendiri telah memulai percepatan pembangunan The Mandalika sejak 2016. Saat ini, telah terbangun infrastruktur jalan utama kawasan sepanjang 4 km beserta fasilitas umum dan fasilitas sosial seperti Masjid Nurul Bilad dan Kuta Beach Park.

Sebagai informasi, kawasan Mandalika diprediksi bakal penyumbang devisa negara mencapai US$24 miliar atau setara Rp340 triliun (asumsi kurs Rp14.200 per dolar Amerika Serikat).

Selain itu, kawasan ini juga diharapkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru hingga 15.000 tenaga kerja dari perhotelan dan 38.000 tenaga kerja dari pendukung sektor pariwisata.

Berita Terkait