Inilah Alasan Mengapa Harus Tetap Pakai Masker Meski Sudah Vaksinasi COVID-19

16 Agustus 2021 08:05 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Laila Ramdhini

Ilustrasi salah seorang warga di Padang Panjang yang mendapatkan vaksinasi covid-19 beberapa waktu yang lalu. (Dok. Kominfo)

JAKARTA - Meningkatnya kasus positif COVID-19 tentu membuat kekhawatiran banyak masyarakat terutama di Indonesia turut bertambah. 

Oleh karena itu, tak mengherankan jika banyak orang kini yang berusaha untuk mendapatkan vaksin COVID-19 agar lebih terlindungi dari virus COVID-19.

Vaksinasi terbukti dapat mencegah tubuh Anda dari terkena atau mengalami gejala COVID-19 yang berat. Tak hanya itu, vaksin COVID-19 juga dapat mencegah kita untuk menyebarkan virus ke orang lain.

Jika cakupan vaksinasi tinggi dan telah didistrubiskan secara merata di suatu daerah, maka hal tersebut akan membentu suatu kekebalan kelompok, atau yang kerap disebut sebagai herd immunity.

Akan tetapi, bolehkah kita tidak memakai masker usai mendapat vaksin COVID-19?

Melansir dari akun Instagram resmi @lawancovid19_id,  kita tetap harus menggunakan masker meski sudah mendapat vaksinasi COVID-19. Hal ini karena perlindungan optimal dari vaksin baru terbangun dua minggu setelah mendapatkan vaksinasi dosis kedua.

Vaksin COVID-19 juga terbukti dapat mengurangi risiko gejala berat hingga kematian, tetapi tidak 100% menghindarkan kita dari penularannya.

Oleh karena itu, jika tertular COVID-19 maka akan bergejala ringan atau tanpa gejala, sehingga masih dapat menulari orang lain tanpa disadari.

Tak hanya harus tetap pakai masker, Anda juga tetap dianjurkan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M, seperti menjaga jarak dan menghindari kerumunan, mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir serta mengenakan masker hingga hidung, mulut dan dagu tertutup. 

Berita Terkait