Ini Tiga Fase Merger Pelindo Menuju Ekosistem Pelabuhan Kelas Dunia

13 September 2021 10:13 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Daniel Deha

Penampakan gudang penyimpanan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo I. (Perseroan)

JAKARTA - Empat unit bisnis BUMN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau yang dikenal dengan Pelindo I-IV akan melakukan merger bulan depan. Proses merger akan berlangsung dalam tiga fase mulai tahun ini sampai dengan tahun 2025.

Dikutip dari publikasi PT Pelindo III, proses merger Pelindo bertujuan untuk mewujudkan konektivitas maritim nasional dan jaringan ekosistem pelabuhan kelas dunia.

"Persiapan dan pelaksanaan inisiatif strategis Pelindo Terintegrasi untuk mewujudkan tujuan tersebut akan dilakukan dalam tiga fases utama dari 2021 hingga 2025," tulis manajemen Pelindo III dalam keterangannya dilihat Senin, 13 September 2021.

Fase pertama, penggabungan Pelindo terjadi mulai tahun 2021-2022. Pada fase ini, akan dilakukan standardisasi dan integrasi operasional dan komersial untuk peningkatan kualitas pelayanan dan investasi yang terintegrasi untuk pengembangan bisnis.

Kemudian, pada fase kedua, yaitu tahun 2022-2024, akan dilakukan pengembangan bisnis melalui strategic partnership serta kolaborasi dengan pelayaran domestik dan global untuk peningkatan konektivitas laut.

Pada fase terakhir tahun 2025, perusahaan angkutan laut pelat merah ini akan melakukan ekspansi regional dan internasional dengan nama barunya yaitu Pelindo Terintegrasi.

"Di tahun ini dilakukan peningkatan pemanfaatan teknologi digital dalam bisnis kepelabuhan dan bisnis pendukungnya," papar manajemen Pelindo III.

Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo mengatakan dengan merger pada Oktober nanti, Pelindo akan menjadi salah satu perusahaan berskala global. Hal itu karena memiliki aset Rp112 triliun.

Dia menyebut nantinya Pelindo II akan menjadi induk penggabungan seluruh unit bisnis Pelindo. Sedangkan Pelindo I, Pelindo III dan Pelindo IV akan bubar demi hukum tanpa proses likuidasi.

"Penggabungan ini dilakukan dalam rangka mewujudkan industri kepelabuhanan nasional yang lebih kuat, dan meningkatkan konektivitas maritim di seluruh Indonesia, serta meningkatkan kinerja dan daya saing BUMN di bidang kepelabuhanan," kata Kartika, dalam konferensi pers "Rancangan Penggabungan PT Pelabuhan Indonesia I, II, III, IV (Persero)" awal bulan ini.

Dia menjelaskan, nantinya Pelindo Bersatu akan memiliki empat klaster operasi baru. Klaster I bergerak di bagian Peti Kemas; klaster II Non Peti Kemas; Klaster III Logistik & Hinterland Development, dan Klaster IV Marine, Equipment & Port Services.

Dengan fokus pada klaster-klaster bisnis, memberikan manfaat yang luar biasa bagi bisnis kepelabuhan Indonesia di masa depan. Terutama peningkatan efisiensi dalam sumber daya keuangan, aset, SDM, penguatan strategi bisnis yang berdampak pada peningkatan pangsa pasar.

Berita Terkait