Ini Penampakan 4 Venue Baru Menyambut PON XX Papua Oktober 2021

June 11, 2021, 03:00 PM UTC

Penulis: Reza Pahlevi

Penampakan lapangan hoki indoor yang diserahterimakan oleh Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi Papua. (Foto: Dok. Kementerian PUPR)

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelesaikan pembangunan empat arena olahraga untuk Pekan Olahraga Nasional XX di Provinsi Papua 2021.

Keempat arena olahraga tersebut adalah arena akuatik, Istora Papua Bangkit, arena kriket, dan lapangan hoki. Arena akuatik dan Istora Papua Bangkit terletak di kawasan Olahraga Kampung Harapan, dan kriket serta hoki berada di kompleks olahraga Doyo Baru.

“Saya menitipkan pesan kepada rekan-rekan Pemprov Papua untuk menjaga, merawat, dan mengelola seluruh aset yang telah diserahterimakan ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR Diana Kusumastuti, Kamis, 10 Juni 2021.

Diana mengatakan venue yang telah selesai dibangun dapat segera dimanfaatkan dalam mendukung penyelenggaraan PON XX Papua 2021. Venue yang sudah dibangun ini juga dapat dipakai untuk sarana latihan atlet sebelum PON berlangsung.

“Apabila pandemi COVID-19 telah usai, dengan kapasitasnya yang sangat memadai, Istora Papua Bangkit juga dapat dipakai untuk menggelar event konser musik,” kata Diana.

Berikut adalah 4 venue yang sudah diserahterimakan Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua.

1. Istora Papua Bangkit

Istora Papua Bangkit mulai dibangun pada November 2018 dengan memanfaatkan lahan seluas 33.016 m2 di kawasan Olahraga Kampung Harapan. Pembangunannya dilaksanakan oleh kontraktor PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dengan biaya anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp278,5 miliar.

Di kompleks ini dibangun Stadion Utama Papua Bangkit yang dilengkapi dengan fasilitas standar internasional dan sarana pendukung lain, seperti lapangan latihan/pemanasan dan area parkir.

2. Arena akuatik

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya pada Desember 2018 mulai membangun arena Aquatic dengan biaya sebesar Rp401 miliar. Venue yang dibangun oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini dilengkapi fasilitas pool sesuai standar Federation Internationale de Natation (FINA) yang merupakan induk organisasi internasional olahraga renang.

3. Arena kriket

Arena kriket dan lapangan hoki (outdoor dan indoor) dikerjakan sepaket oleh PT Nindya Karya (Persero) dan sudah diserahterimakan pada 27 Februari 2021 lalu. Pembangunan arena kriket dan lapangan hoki berada di atas lahan seluas 133.509 m2 dengan biaya sebesar Rp288,3 miliar.

4. Lapangan hoki

Lapangan hoki outdoor dan indoor ini telah menerima sertifikasi dari Federasi Hoki Internasional (FIH) pada 5 Agustus 2020 lalu, sebagai arena yang siap digunakan untuk pertandingan berskala Internasional. (RCS)