Industri Mebel Belum Siuman Dari Pandemi

November 26, 2020, 06:39 PM UTC

Penulis: Ismail Pohan

Pekerja menyelesaikan pembuatan produk mebel di workshop furniture kawasan Kemang Utara, Jakarta, Kamis, 26 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Industri mebel dan kerajinan mengklaim belum merasakan pemulihan akibat pandemi Covid-19 masih berjalan hingga saat ini. Permintaan pesanan mebel masih sangat minim, pemilik usaha mengaku daya beli konsumen menurun hingga 75% dibanding sebelum pandemi.

Sebelum pandemi 80% pembeli dari luar negeri masih antusias belanja di industri mebel di kawasan Jakarta Selatan ini. Saat pandemi penjualan berdampak disebabkan oleh harga bahan baku yang mengalami kenaikan, bahan finishing juga naik tetapi harga jual masih tetap bersaing dengan industri mebel dari luar negeri.

Kawasan Kemang Timur yang terkenal sebagai kawasan jual beli mebel hasil dari industri kreatif terbuat dari bahan kayu jati dan trambesi yang kualitasnya selalu dicari oleh warga negara asing ini kini harus bertahan dalam situasi yang belum jelas seperti saat ini.

Disisi lain, dengan disahkannya UU Omnibus Law Cipta Kerja, pengusaha mebel meminta agar pemerintah dapat lebih memperhatikan untuk menekan nilai impor produk yang bisa diproduksi oleh bangsa sendiri, seperti furniture. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

Berita Terkait