Indosurya Prediksi IHSG Konsolidasi, Saham SMGR, MYOR hingga WIKA jadi Pilihan

13 September 2021 07:04 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih betah dalam rentang konsolidasi wajar pada perdagangan Senin, 13 September 2021. Berbagai sentimen akan membayangi perdagangan awal pekan ini.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya melihat IHSG berpotensi mengalami tekanan dalam rentang konsolidasi wajar hari ini. Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dengan support resistance 5.969 – 6.202.

“Pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajarnya dengan potensi tekanan yang masih jauh lebih besar dibanding dengan kemampuan naiknya,” kata dia dalam riset yang diterima TrenAsia.com.

Menurutnya, hal ini diakibatkan oleh minimnya katalis positif yang dapat mendongkrak kinerja indeks. Ditambah, dengan adanya kondisi perlambatan perekonomian yang masih berlangsung membuat IHSG sulit bergerak naik.

Selain itu, tambah William, fluktuasi harga komoditas serta nilai tukar rupiah juga belum akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG. Sehingga, ia memperkirakan IHSG akan kembali terkonsolidasi.

Dengan analisis tersebut, ia merekomendasikan sejumlah saham yang menurutnya layak untuk disimak dan dapat menjadi pertimbangan para investor. Di antaranya SMGR, MYOR, BBNI, CTRA, ASRI, INDF, ASII, dan WIKA.

IHSG menguat 0,44% menuju level 6.094,87 pada penutupan perdagangan Jumat, 10 September 2021. Pada perdagangan tersebut, 272 saham menguat, 237 saham terkoreksi, dan 148 saham lainnya ditutup tanpa mengalami perubahan harga.

Berita Terkait