Indosat Sukses Genjot Pendapatan Hingga Berbalik Laba di Awal 2021, Saham ISAT Melejit

21 Mei 2021 08:50 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Lambang PT Indosat Tbk. / Facebook @IndosatOoredoo

JAKARTA – Emiten telekomunikasi PT Indosat Tbk (ISAT) mencatat kinerja positif selama triwulan I-2021. Di samping membukukan laba, perseroan turut memperoleh pertumbuhan pendapatan pada awal tahun ini.

Melansir laporan keuangan kuartal I-2021 yang dirilis perseroan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 20 Mei 2021, ISAT sukses mencatat pendapatan sebanyak Rp7,35 triliun. Angka ini tumbuh sekitar 12,6% year-on-year (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp6,52 triliun.

Layanan selular, MIDI, dan telekomunikasi tetap milik perseroan masing-masing memberikan kontribusi sebesar 82,3%, 15,9%, dan 1,8% terhadap pendapatan usaha konsolidasian yang berakhir pada 31 Maret 2021.

Secara rinci, pendapatan seluler tumbuh 12,5% yoy dari Rp5,37 triliun menjadi Rp6,05 triliun. Kemudian, pendapatan MIDI naik 15,8% yoy dari Rp1,01 triliun menjadi Rp1,17 triliun. Terakhir, pendapatan telekomunikasi tetap justru turun 7,1% yoy dari Rp143,93 miliar menjadi Rp133,68 miliar.

Sedangkan, jumlah beban perseroan pada kuartal I-2021 turut meningkat 1,4% yoy menjadi Rp6,42 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, Rp6,33 triliun. Peningkatan ini didorong pada pos beban penyelenggaraan jasa hingga beban penyusutan amortisasi.

Dengan catatan tersebut, perseroan berhasil membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebanyak Rp172,20 miliar. Angka ini berbanding terbalik dari realisasi triwulan pertama 2020, di mana ISAT mengalami rugi bersih mencapai Rp605,61 miliar.

Total liabilitas perseroan pada tiga bulan pertama 2021 tak banyak berubah dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya menjadi Rp49,75 triliun dari Rp49,87 triliun. Sementara, ekuitas tumbuh sekira 1,9% yoy menjadi Rp13,15 triliun dari Rp12,91 triliun pada awal tahun lalu.

ISAT juga berhasil mempertahankan kas dan setara kas pada kuartal I-2021 sebesar Rp1,88 triliun dari tahun lalu sebanyak Rp1,78 triliun. Adapun jumlah aset sedikit menebal sekitar 0,2% yoy dari Rp62,78 triliun menjadi Rp62,89 triliun.

Di lantai bursa, saham ISAT langsung melejit hingga 7,14% menuju level harga Rp6.375 per lembar pada akhir perdagangan Kamis, 20 Mei 2021. Pada akhir Maret 2021, laba per saham ISAT berubah menjadi Rp31,68 per lembar dari periode yang sama tahun 2020, -Rp111,45 per lembar saham. (SKO)

Berita Terkait