Indosat Bukukan Kerugian Bersih Rp606,61 Miliar di Kuartal I-2020

April 30, 2020, 02:10 PM UTC

Penulis: Ananda Astri Dianka

Sumber: indosatooredoo.com

JAKARTA – Emiten penyedia jasa layanan telekomunikasi PT Indosat Tbk. mencatat kerugian bersig Rp605,61 miliar pada kuartal-I 2020.

Merujuk pada keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia (BEI), kerugian bersih emiten bersanti saham ISAT ini naik 51,70% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang senilai Rp292,50 miliar. Pasalnya, perseroan menanggung pembayaran pesangon senilai Rp379,16 miliar bagi 677 karyawan yang diputus hubungan kerjanya.

Semakin dalamnya rugi bersih perseroan juga disebabkan oleh beban senilai Rp6,32 triliun atau naik 8,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp5,8 triliun. Hal ini turut menyebbakan rugi per saham dasar menjadi minus Rp111,45 per saham.

Meski begitu, perseroan membukukan kenaikan pendapatan 7,31% menjadi Rp6,52 triliun dari periode sebelumnya Rp6,04 triliun. Tumbuhnya pendapatan perusahaan di tiga bulan pertama tahun ini  disumbang oleh lonjakan penjualan data sebesar 27% atau senilai Rp4,39 triliun. Sebelumnya, penjualan data di kuartal-I 2019 hanya senilai Rp3,46 triliun

Kas dan setara kas akhir periode tercatat Rp5,15 triliun dari sebelumnya Rp2,22 triliun. Hingga 31 Maret 2020, total aset GGRM turun dari semula Rp62,813 triliun menjadi Rp60,87 triliun.

Adapun, total liabilitas perseroan turun menjadi Rp47,73 triliun dari sebelumnya Rp49,10 triliun, dengan ekuitas Rp13,14 triliun dari sebelumnya Rp13,70 triliun.

Pada perdagangan Kamis, 30 April 2020, saham ISAT turun 0,44% sebesar 10 poin ke level Rp2.240 per lembar. Kapitalisasi pasar saham GGRM mencapai Rp12,22 triliun dengan imbal hasil negatif 14,56% selama setahun terakhir. 

Sebagai informasi, perusahaan mengoperasikan total 133,186 BTS pada 31 Maret 2020 yang meningkat sebesar 51.680 BTS dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sampai dengan saat ini, ISAT mengoperasikan sebanyak total 52.174 BTS 4G.

Berita Terkait