Indonesia Undang Tokyo University untuk Jadikan Pulau Kura-Kura Bali sebagai Pusat Riset Dunia

December 06, 2020, 06:09 AM UTC

Penulis: AZ

Pulau Kura-Kura/Foto: thebali.co.id

JAKARTA- Pemerintah Indonesia mengundang universitas di Jepang bekerja sama mengembangkan Pulau Kura-Kura di Provinsi Bali sebagai pusat riset dunia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo dalam keterangannya Sabtu 5 Desember 2020 mengatakan undangan itu disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi , Luhut B. Pandjaitan kepada pimpinan Tokyo University ketika melakukan kunjungannya ke Jepang pekan ini.

“Sebagai salah satu universitas terbaik di Jepang, kami ingin agar Universitas Tokyo dapat terlibat dalam pengembangan pusat riset kelas dunia di Pulau Kura-Kura Bali. Pemerintah rencananya akan membangun fasilitas penunjang terpadu di Pulau Kura-Kura Bali guna mendukung pengembangan pusat inovasi dan talent tersebut”, kata Luhut ke pimpinan Universitas Tokyo.

Presiden Universitas Tokyo, Prof Makoto Gonokami menyampaikan pihaknya mendukung dan tertarik menjadi salah satu mitra pengembangan Pulau Kura-Kura.

Duta Besar RI untuk Jepang Heri Akhmadi yang mendampingi kunjungan Luhut mengatakan Indonesia dapat memanfaatkan nilai dan budaya riset Jepang jika nantinya kerja sama dengan Universitas Tokyo resmi disepakati.

“Salah satu prioritas kerja sama dengan Jepang, seperti yang ditekankan oleh Presiden Jokowi adalah untuk mendukung pengembangan kapasitas Sumber Daya Manusia. Dukungan dari Universitas Tokyo tentunya akan semakin mengasah talent unggul Indonesia dengan nilai dan budaya riset yang dimiliki Jepang,” terang Dubes Heri sebagaimana dikutip dari pernyataan yang sama.

Di samping Jepang, Indonesia juga mengundang kampus lain, di antaranya Tsinghua Southeast Asia di China dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat, untuk bermitra dengan Institut Teknologi Bandung mengembangkan Pulau Kura-Kura Bali sebagai pusat riset dan inovasi kelas dunia.

Pemerintah Indonesia berencana menjadikan Pulau Kura-Kura sebagai pusat riset yang dilengkapi berbagai fasilitas, antara lain kondominium dan sekolah. Terkait itu, perusahaan properti asal Jepang Mitsubishi Estate menyatakan ketertarikannya untuk terlibat dalam pembangunan fasilitas terpadu di pulau tersebut.

Pulau Kura-Kura (Turtle Island), yang turut dikenal dengan nama Pulau Serangan, merupakan pusat penangkaran penyu yang berada di atas perairan dekat Tanjung Benoa.

Berita Terkait