Indonesia Kembali Terima Bantuan 688.800 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Prancis

14 Oktober 2021 14:05 WIB

Penulis: Justina Nur Landhiani

Editor: Laila Ramdhini

Indonesia Kembali Terima Bantuan 688.800 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Prancis (Foto: Freepik.com)

JAKARTA - Kabar baik untuk warga Indonesia, karena kini stok vaksin COVID-19 di Indonesia sudah bertambah lagi. Seperti yang dilansir dari laman resmi Kedutaan Besar Prancis di Jakarta, sebanyak 688.800 dosis vaksin AstraZeneca yang merupakan sumbangan dari Prancis kepada Indonesia melalui fasilitas COVAX, dijadwalkan tiba pada hari Rabu, 13 Oktober 2021 di Bandara Soekarno-Hatta.

Antara tanggal 10 September dan 2 Oktober, 3.163.540 dosis vaksin telah dikirimkan Prancis ke Indonesia dalam empat pengiriman terpisah, baik melalui fasilitas COVAX maupun melalui jalur bilateral. Keempat sumbangan vaksin tersebut merupakan tindak lanjut dari pengumuman Presiden Emmanuel Macron, pada 4 Agustus yang lalu, sebagai wujud solidaritas dalam menghadapi pandemi COVID-19. Sementara, 3 juta dosis vaksin akan dihibahkan Prancis kepada Indonesia.

Pengiriman vaksin AstraZeneca kelima, sebanyak 688.800 dosis melalui fasilitas COVAX yang akan tiba hari ini di Jakarta, akan menambah jumlah sumbangan dosis vaksin dari Perancis mendekati 4 juta dosis. Bantuan ini untuk mendukung kampanye vaksinasi yang dilaksanakan Pemerintah Indonesia.

Fasilitas COVAX ini diketahui didirikan dengan dukungan Uni Eropa, termasuk Prancis, untuk menjamin akses yang adil terhadap vaksin COVID-19 yang aman, efektif dan disetujui oleh WHO.

Sumbangan dosis vaksin sangat penting dan telah terbukti menjadi satu-satunya respons jangka pendek yang efektif untuk mendukung pengiriman vaksin ke seluruh dunia. Perancis terus mendampingi Indonesia dalam upaya memerangi wabah COVID-19.

Oleh karena itu, sampai Kamis, 14 Oktober 2021, total vaksin COVID-19 yang telah tiba di Tanah Air sudah mencapai 281.216.720 dosis. Baik berupa vaksin jadi maupun yang masih dalam bahan baku atau bulk.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa percepatan program vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah ini tidak akan berhasil tanpa didukung oleh masyarakat. Oleh karena itu, masyarakat perlu mengikuti vaksinasi COVID-19 yang diikuti dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Berita Terkait