Indonesia Fintech Summit 2020 Raup Transaksi Rp4,5 Triliun

November 26, 2020, 05:05 AM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Ilustrasi kredit online fintech peer to peer (P2P) lending. / Shutterstock

JAKARTA – Kegiatan Indonesia Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional 2020 sukses mencatatkan transaksi mencapai Rp4,5 triliun. Sedangkan, acara tahunan industri teknologi finansial ini telah diikuti sekitar 39.500 peserta.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida mengatakan, gelaran ini melibatkan setidaknya 40 penyelenggara keuangan digital. Dalam rangkaian acara terdapat 41 webinar edukatif dengan 180 lebih pembicara nasional maupun internasional.

Ia juga mengungkapkan, tak kurang dari 8,62 juta orang telah menerima informasi terkait Indonesia Fintech Summit & Pekan Fintech Nasional 2020 dari berbagai saluran media.

Lalu, lanjut Nurhaida, ada 13,6 juta jumlah pengguna dari penyelenggara fintech yang telah berpartisipasi sepanjang rangkaian kegiatan ini berlangsung.

“Capaian ini merupakan suatu prestasi yang saya juga sangat apresiasi. Ke depannya, semoga apa yang kita lakukan ini dapat membangun ekosistem yang lebih cepat di industri keuangan digital,” ujarnya dalam konferensi virtual penutupan Indonesia Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional 2020 di Jakarta, Rabu, 25 November 2020.

Nurhaida juga mengaku akan terus mendorong perkembangan industri fintech di Tanah Air dengan menghadirkan layanan online bagi pelaku fintech yang ingin mendaftarkan perizinan ke OJK.

Tak hanya itu, ia berujar bahwa pihaknya juga telah menyiapkan roadmap untuk mengembangkan industri fintech ke depannya. Dengan begitu, harapannya inovasi keuangan digital dalam negeri dapat terus berkembang.

“Tidak hanya berkembang, tapi juga harus bertanggung jawab dan juga yang pasti mengedepankan perlindungan konsumen untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” tutup Nurhaida. (SKO)