Ikuti AS, Jepang Larang Penggunaan Produk Huawei dan ZTE

TrenAsia (TA) - JAKARTA. Pemerintah Jepang tengah menyiapkan pelarangan penggunaan produk telekomunikasi asal China, Huawei dan ZTE. Larangan ini dilakukan di tengah dugaan penggunaan perangkat tersebut untuk aktivitas intelijen dan serangan siber.

The Straits Times yang mengutip koran Yomiuri menyebutkan, pemerintah Jepang akan melakukan revisi peraturan internal secepatnya pada Senin (10/12). Dua merek yang akan dilarang berasal dari China yakni Huawei dan ZTE. 

Hal ini dilakukan menyusul keputusan Amerika Serikat (AS) yang melarang pembelian produk Huawei pada tahun ini. Intelijen AS menuduh Huawei terkait dengan pemerintah China. 

Perangkat Huawei diduga mengandung “backdoors” yang digunakan untuk memata-matai negara lain. Kendati begitu, tidak ada bukti yang dipublikasikan dan perusahaan juga telah membantah tuduhan tersebut.

Sebelumnya, Australia dan Selandia Baru telah mencegah Huawei untuk membangun jaringan 5G. Sedangkan Inggris telah menghapus layanan 3G dan 4G pada perangkat Huawei.

Pada Sabtu (1/12), Chief Financial Officer Huawei Meng Wanzhou ditangkap oleh pihak berwajib Kanada atas permintaan pemerintah AS. Belum diketahui alasan pasti penangkapan tersebut. Selain terkait tuduhan aktivitas intelijen, Huawei diduga melakukan pelanggaran embargo pada Iran dengan menjual peralatan komputer ke pemerintah Iran pada tahun 2012.*(Hidayat, SN)