Ikuti 5C Ini untuk Jadi Pemimpin yang Luar Biasa

JAKARTA – Menunjukkan kepemimpinan akan membantu Anda siap dipromosikan ke jabatan lebih tinggi, juga mendorong Anda lebih menonjol dalam karier.

Namun, kepemimpinan tidak secara otomatis diberikan kepada Anda, hanya karena Anda memiliki gelar tertentu, keterampilan teknis, atau potensi kepemimpinan tingkat tinggi.

Menunjukkan kepemimpinan bergantung sepenuhnya pada bagaimana orang lain mengevaluasi Anda. Itu artinya, orang lain harus punya pemahaman lebih dulu soal Anda: penampilan, bahasa tubuh, keadaan emosional, dan gaya komunikasi.

Kabar baiknya, keberadaan kepemimpinan bisa dikembangkan. Seperti keahlian lainnya, yang dibutuhkan hanyalah pemahaman dan latihan.

Berikut 5C tampilan kepemimpinan yang dibagikan Carol Kinsey Goman, pakar kepemimpinan dan keterampilan bahasa tubuh, yang dilansir dari Forbes. Mempraktikan 5C ini dapat membuat Anda terlihat sebagai pemimpin yang luar biasa.

Credibility

Anda mungkin berpengetahuan luas, terampil, dan inovatif. Namun, semua itu tidak menjamin bahwa orang lain melihat Anda sebagai pemimpin yang kredibel.

Salah satu cara pasti untuk meningkatkan persepsi orang tentang kredibilitas Anda adalah Anda harus berkomunikasi dengan cara yang sangat menarik, tetapi singkat. Ini sebaiknya dilakukan mengingat durasi waktu bertemu dengan orang lain saat ini tidak banyak.

Kesederhanaan bukan hanya keterampilan komunikasi yang bagus untuk dimiliki, melainkan kebutuhan untuk dianggap kredibel. Jika Anda mengoceh atau bicara bertele-tele, orang tidak akan memperhatikan anda.

Anda bisa mengujinya dengan bertanya ke diri sendiri: “Dalam 10 kata atau kurang, apa pesan utama saya?” Jika Anda tidak dapat menyatakannya secara ringkas kepada diri Anda sendiri, Anda belum siap untuk menyampaikannya kepada orang lain.

Confidence

Keyakinan adalah sifat yang paling terkait dengan tampilan kepemimpinan. Bahasa tubuh Anda dapat membantu mengirimkan pesan keyakinan itu secara tepat.

Ketika Anda ingin tampil percaya diri, ingatlah untuk berdiri dan duduk dengan postur yang baik – bahu tegak, kepala lurus, lengan agak menjauh dari batang tubuh, kaki tidak menyilang jika duduk, dan kaki selebar bahu ketika berdiri.

Postur tubuh sangat penting dalam lingkungan virtual karena bahasa tubuh Anda bisa membuat pernyataan instan mengenai otoritas dan kekuatan pribadi Anda.

Composure

Anda harus tetap tenang ketika berada di bawah tekanan. Hal ini bisa jadi sulit, tetapi penting dilakukan untuk memproyeksikan tampilan kepemimpinan.

Dengan menjaga ketenangan Anda dalam situasi stres, Anda tampak dapat diandalkan, mampu, dan terkendali. Tiga hal ini merupakan kualitas yang dicari orang dalam diri seorang pemimpin.

Jika Anda tidak memiliki strategi untuk menghadapi situasi dengan tekanan yang tinggi, respons yang bisa Anda keluarkan adalah “lari atau lawan.”

Saat tubuh Anda dibanjiri hormon stres, kortisol, detak jantung Anda meningkat, napas menjadi lebih cepat, dan otot tegang. Selain itu, amigdala (wilayah emosional otak) mulai menggantikan korteks prefontal (bagian pengambilan keputusan rasional di otak).

Dengan kata lain, Anda benar-benar kehilangan kemampuan untuk berpikir jernih.

Agar Anda tidak terjebak pada kondisi stres itu, ucapkan kata “berhenti” dalam hati. Kemudian tarik napas dalam-dalam dan embuskan perlahan.

Alih-alih bereaksi secara otomatis terhadap peristiwa pemicu, jeda akan memberi Anda waktu yang dibutuhkan untuk mengambil kembali kendali dan memilih cara respons yang lebih baik.

Connection

Kemampuan Anda untuk terhubung dengan orang lain berkaitan dengan bagaimana Anda membuat orang lain bisa merasakan sesuatu. Itulah mengapa keterampilan terpenting untuk membangun koneksi adalah mendengarkan dengan empati.

Jika Anda sudah memiliki empati yang tinggi, Anda mendapatkan keuntungan profesional yang tulus. Jika tidak, Anda perlu mengembangkan keterampilan mendengarkan dengan empati. Ini yang dibutuhkan:

• Hadir sepenuhnya. Singkirkan semua gangguan dan fokuskan semua energi Anda pada apa yang dikatakan orang lain.

• Ajukan pertanyaan untuk memastikan bahwa Anda memahami. Misal, “Tolong ceritakan lebih banyak tentang situasi ini.”

• Abaikan dorongan untuk memberikan pendapat atau nasihat sebelum waktunya. Tidak semua orang mencari solusi. Seringkali, orang hanya ingin mengungkapkan perasaan dan sudut pandangnya. Pastikan seseorang meminta bantuan Anda sebelum Anda menawarkannya.

Charisma

Ketika kebanyakan orang memikirkan karisma, mereka membayangkan seorang selebriti masuk ke sebuah ruangan dan menarik perhatian semua orang.

Meskipun hal itu adalah tampilan karisma yang cocok untuk selebriti, hal tersebut tidak realistis untuk menunjukkan kehadiran kepemimpinan. Anda bisa memancarkan karisma tanpa menjadi perlu flamboyan, ekstrovert, atau memerintah.

Karisma adalah aliran energi yang menarik orang seperti magnet. Ketika Anda berdiri di atas panggung atau di depan ruang rapat, Anda akan menjadi lebih karismatik jika berhenti memikirkan teknik Anda.

Sebaliknya, ingatlah dua hal ini: 1) Ketika Anda benar-benar tertarik pada apa yang Anda katakan, bahasa tubuh Anda secara otomatis sejalan dengan kata-kata Anda. 2) Saat Anda fokus pada audiens, bukan pada diri Anda sendiri, Anda terhubung dengan mereka di tingkat yang lebih dalam dan lebih pribadi.

Itulah karismatik!

Tags:
bahasa tubuhkepemimpinankredibilitasleadershippemimpin karismatiktips kepemimpinan
%d blogger menyukai ini: