IHSG Uji Support Trend Line, Mirae Jagokan Saham ASII, JPFA, dan RALS

28 September 2021 09:43 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA - Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguji level support pada perdagangan Selasa, 28 September 2021 usai ditutup melemah pada perdagangan sebelumnya.

Analis Teknikal Mirae Tasrul Tanar memaparkan bahwa IHSG akan bergerak pada rentang 6.106 – 6.158 pada perdagangan hari ini. Di samping itu, lanjut dia, indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung akan menguji support trend line.

"Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized konsolidasi dan indikator RSI optimized cenderung akan menguji support trend line. Daily support di 6.106 dan daily resistance di 6.158. Cut loss level di 6.080," imbuhnya melalui laporan riset yang diterima TrenAsia.com, Selasa, 28 September 2021.

Sementara itu, Kepala Riset Mirae Hariyanto Wijaya memaparkan IHSG ditutup melemah sekitar 0,4% pada hari Senin, 27 September 2021 dengan indeks energi yang naik signifikan didukung oleh berlanjutnya kenaikan harga batu bara, minyak, serta LNG.

"Dibalik kenaikan harga batu bara, kami menilai kinerja positif stok batu bara harus terus berlanjut," tutur Hariyanto.

Pada kesempatan yang sama, lanjut dia, iindeks ekuitas AS ditutup mixed pada Senin karena investor mengamati minggu yang berpotensi untuk bergejolak. Terkait dengan debt ceiling AS, pemerintah AS bertujuan untuk menghindari government shutdown dan default pada utang negara.

Pemungutan suara pada RUU infrastruktur bipartisan dijadwalkan Kamis ini. Imbal hasil treasury AS 10-tahun terus meningkat karena meningkat 4 bps menjadi 1,49%. Penurunan baru-baru ini dalam obligasi pemerintah telah terjadi di tengah poros bank sentral yang dianggap hawkish, termasuk dari The Fed.

"Harga minyak mentah WTI melonjak 2 persen menjadi US$75,47 per barel, tertinggi selama dua bulan," tambahnya lagi.

Rekomendasi Saham

- ASII Daily, 5,175 (+0.49%), buy on weakness,  trading range 5,100 – 5,250. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung bergerak naik. Daily support di 5,100 dan daily resistance di 5,250. Cut loss level di 5,075.

- JPFA Daily, 1,845 (-0.81%), buy on weakness,  trading range 1,820 – 1,880. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung bergerak turun namun dalam kisaran terbatas. Daily support di 1,820 dan daily resistance di 1,880. Cut loss level di 1,780.

- RALS Daily,685 (-1.44%), buy on weakness, trading range 675 – 700. Indikator MFI Optimized dan RSI Optimized sudah berada di oversold area. Perkiraan daily support di 675 dan daily resistance terdekat di 700. Cut loss level di 670.

Berita Terkait