IHSG Tergelincir Usai Melejit, Saham Pelat Merah Berguguran

02 Februari 2021 18:21 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Karyawan beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Jum’at, 20 November 2020. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Selasa, 2 Februari 2021. Saham-saham badan usaha milik negara (BUMN) menjadi top losers dalam sesi perdagangan hari ini.

Melansir data RTI, IHSG tergelincir 0,39% atau 23,70 poin dan parkir di zona merah ke level 6.043,84 pada akhir sesi. Dalam sehari, indeks komposit bergerak pada rentang 6.018,09–6.157,25.

Setidaknya enam saham pelat merah anjlok tajam, nyaris menyentuh auto reject bawah (ARB). PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) ambruk 6,96%, PT BRI Agroniaga Tbk (AGRO) turun 6,94%.

Disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) melemah 6,92%, PT Timah Tbk (TINS) amblas 6,83%, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) minus 6,79% dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) yang turun 6,67%.

Sebelumnya, Kepala Riset PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) Lanjar Nafi juga memperkirakan IHSG akan melanjutkan reli dengan support resistance 6.000–6.100.

Ia bilang, indikator stochastic menunjukan golden-cross pada area oversold dan MACD bergerak divergence positif dari area undervalue.

“Secara teknikal, IHSG berhasil rebound tepat pada level ideal target wave 4 pada rasio fibonacci 38,2 persen pada kisaran 5.830. Indikasi optimistis setelah IHSG berhasil kembali di atas level psikologis 6.000,”ujar Lanjar melalui riset hariannya, Selasa 2 Februari 2021. (SKO)

Berita Terkait