IHSG Sepekan: Meski Ramai IPO, Bursa Ditutup Melemah 0,52 Persen ke 6.094,87

11 September 2021 12:32 WIB

Penulis: Muhamad Arfan Septiawan

Editor: Sukirno

Karyawan memperhatikan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa, 27 Juli 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini mengalami pelemahan tipis 0,52% ke level 6.094,87. Hal ini turut membuat nilai kapitalisasi pasar bursa menurun 0,07% menjadi Rp7.369,54 triliun dari sebelumnya Rp7.374,53 triliun.

Kendati demikian, rata-rata volume transaksi harian bursa mengalami peningkatan 6,75% menjadi 21.241 miliar saham dengan frekuensi harian menguat 3,68% menjadi 1,37 juta transaksi. Geliat transaksi yang meningkat ini turut didorong oleh maraknya pencatatan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pekan ini.

Adapun rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) merangkak naik 0,82% menjadi Rp11,09 triliun dari sebelumnya Rp11 triliun pada pekan sebelumnya.  Investor asing melakukan net buy sebesar Rp22,43 triliun pada pekan ini.

Otoritas bursa mencatat setidaknya ada sembilan pencatatan perdana (initial public offering/IPO) pada pekan ini. Di awal pekan, bursa kedatangan emiten sektor industrial PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) dan sektor consumer non cyclicals PT Indo Oil Perkasa Tbk (OILS).

Pada selasa, 7 September 2021, bursa kembali diramaikan oleh pencatatan saham perdana PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL). Lalu, BEI kedatangan lima Perusahaan Tercatat sekaligus dalam satu hari perdagangan pada Rabu,  8 September 2021.

Ke lima Perusahaan tersebut ialah PT Global Sukses Solusi Tbk, (RUNS), PT Cemindo Gemilang Tbk, (CMNT), PT Kedoya Adyaraya Tbk, (RSGK), PT Surya Biru Murni Acetylene Tbk, (SBMA), serta PT GTS Internasional Tbk (GTSI).

Berita Terkait