IHSG Potensi Menguat, MNC Asset Management Punya 11 Rekomendasi Saham

14 September 2021 10:29 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Amirudin Zuhri

Karyawan memperhatikan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Selasa, 27 Juli 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (Ismail Pohan/TrenAsia)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami penguatan pada perdagangan Selasa, 14 September 2021. Hal ini diikuti oleh mulai bangkitnya sejumlah indeks global setelah mengalami pelemahan beberapa waktu terakhir.

Pengamat Pasar Modal MNC Asset Management, Edwin Sebayang mengatakan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat membuat IHSG menguat pada perdagangan hari ini. Di antaranya rebound yang ditunjukan oleh indeks DJIA sebesar 0,76% dan EIDO sekitar 0,47% pada akhir sesi kemarin.

Kemudian, menguatnya beberapa harga komoditas, seperti minyak, batu bara, emas, dan minyak kelapa sawit. Di mana, imbal hasil (yield) obligasi Amerika Serikat dengan tenor 10 tahun menuju level 1,32%.

“Serta terus turunnya new cases dan new deaths akibat COVID-19 di Indonesia, maka berpotensi mendorong IHSG untuk menguat,” ucap Edwin melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Selasa, 14 September 2021.

Secara teknikal, ia memproyeksikan indeks domestic hari ini akan bergerak pada rentang support resistance 6.040 hingga 6.131. Selain itu, Edwin juga memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada pada kisaran Rp14.180 – Rp14.315.

Dengan analisis tersebut, ia juga merekomendasikan saham-saham yang menurutnya dapat dicermati untuk menjadi pertimbangan para pelaku pasar. Antara lain SILO, MAPI, ITMG, PRDA, BRIS, AGII, MAPA, AKRA, JPFA, MEDC, dan SSIA.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,11% ke level 6.088,16 pada akhir sesi perdagangan Senin, 13 September 2021. Dalam sehari, terdapa 233 saham menguat, 259 saham terkoreksi, dan 167 saham lainnya berada pada posisi stagnan

Berita Terkait