IHSG Menguji Level Support MA20 dan MA50, Reliance Punya 11 Saham Unggulan

19 Agustus 2021 08:00 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Rizky C. Septania

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bearish pada perdagangan Kamis, 19 Agustus 2021. Para investor juga akan menanti kebijakan keputusan suku bunga dan prospek arah kebijakan moneter selanjutnya oleh bank Indonesia (BI).

Kepala Riset Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi menyatakan bahwa pergerakan IHSG masih akan tertahan dan berpotensi melemah menguji kembali support level MA20 dan MA50 dengan rentang pergerakan antara 6.068 – 6.179. 

Secara teknikal, pergerakan IHSG terkonsolidasi dan mencoba bertahan pada trend bullish jangka panjang dan MA50 hari serta 20 hari. Chart pattern berpotensi membentuk pola head and shoulders yang dikonfirmasi apabila IHSG break out level support MA50 sebagai neckline.

“Indikator stochastic dan RSI bergerak terkonsolidasi pada area middle oscillator. Sedangkan, indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram yang menguat,” papar Lanjar melalui riset hariannya, Kamis, 19 Agustus 2021.

Menurutnya, Bursa Asia juga berpotensi melemah pada perdagangan hari ini, setelah adanya penurunan pada mayoritas indeks saham di Wallstreet yang dipicu oleh risalah The Fed. Di mana, terdapat indikasi dimulainya pengurangan stimulus pada akhir tahun 2021. 

“Sebagian besar pejabat The Fed mayoritas setuju untuk bisa mulai memperlambat laju pembelian obligasi akhir tahun ini mengingat kemajuan yang dicapai pada data inflasi dan pekerjaan,” tambahnya.

Di samping analisis tersebut, ia juga merekomendasikan sejumlah saham unggulan yang menurutnya dapat dicermati secara teknikal. Antara lain ANTM, ASRI, BSDE, CPIN, CTRA, ICBP, MIKA, SCMA, SILO, TBIG, serta TOWR.

Sebelumnya, IHSG menguat setengah persen sebesar 30.24 poin ke level 6.118,15 setelah sempat dibuka tertekan hingga bergerak pada zona negatif. Saham BBCA, BBRI, ARTO, TLKM, dan BRPT menjadi pemimpin pergerakan dengan menguat optimistis selama perdagangan kemarin.

Berita Terkait