IHSG Masih Tertekan, Rekomendasi Saham AALI, PWON, IMAS, dan MNCN

May 04, 2021, 06:06 AM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Awak media beraktivitas dengan latar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 13 April 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Berbagai macam tekanan dari dalam dan luar negeri masih akan menghantui pasar modal Indonesia. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan kembali terkoreksi pada akhir perdagangan Selasa, 4 Mei 2021.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menyebut IHSG akan bergerak bearish pada rentang 5.827 – 6.088 sepanjang hari ini. Namun, kata dia, selama indeks dapat mempertahankan support level terdekat dengan kuat, maka IHSG berpeluang mengalami teknikal rebound.

“Masih kuat dan stabilnya fundamental perekonomian Indonesia yang terlihat dari data perekonomian yang telah terlansir turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG,” ujarnya melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Selasa 4 Mei 2021.

Kendati indeks komposit berpotensi melemah, William turut merekomendasikan sejumlah saham yang menurutnya layak dicermati. Di antaranya AALI, PWON, BBCA, TLKM, JSMR, SMRA, dan MYOR.

Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama melihat adanya pola downward bar yang mengindikasikan potensi koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG. Secara teknikal, support maupun resistance maksimum IHSG hari ini berada pada 5.883,52 hingga 6.026,96.

“Berdasarkan indikator, MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Di sisi lain, Stochastic dan RSI bergerak ke bawah pada area netral,” imbuh Nafan.

Dengan analisis tersebut, ia juga membagikan menu-menu saham yang dapat menjadi pertimbangan investor. Antara lain BBNI, BNGA, IMAS, INKP, MNCN, serta RALS.

Sebelumnya, indeks komposit ditutup melemah 0,72% ke level 5.952,60 pada akhir perdagangan Senin, 3 Mei 2021. Dalam sehari, terdapat 190 saham naik, 307 saham terkoreksi, dan sebanyak 144 saham berada posisi stagnan. (SKO)