IHSG Diprediksi Loyo Awal Puasa, Rekomendasi Saham BBNI, AKRA, dan HMSP

April 13, 2021, 05:05 AM UTC

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Awak media mengambil gambar layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 22 Maret 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali melemah di tengah sentimen global dan regional pada perdagangan Selasa, 13 April 2021. Sehingga, IHSG kemungkinan belum dapat kembali menuju level psikologis 6.000 pada hari pertama puasa tahun ini.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan gelombang tekanan yang bakal diterima IHSG masih terlihat cukup besar dengan rentang gerak 5.827 – 6.088. Menurutnya, jika IHSG tidak dapat mempertahankan support level terdekat, maka potensi pelemahan terbuka lebar.

“Namun peluang koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh para investor untuk melakukan akumulasi pembelian dengan target jangka pendek,” kata dia melalui riset harian yang diterima TrenAsia.com, Selasa 13 April 2021.

William tak lupa membagikan menu-menu saham yang menurutnya layak untuk dicermati secara teknikal. Di antaranya BBCA, BBNI, INDF, SMRA, HMSP, ROTI, dan TBIG.

Senada, Analis Binaartha Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama memperkirakan adanya potensi bearish continuation pada pergerakan IHSG yang ditunjukkan oleh pola long black closing marubozu candle. Berbagai indikator turut menampakkan sinyal negatif.

“Berdasarkan rasio fibonacci, adapun support maupun resistance maksimum berada pada 5.854,38 hingga 6.027,60,” tulis Nafan.

Dengan analisis tersebut, ia merekomendasikan sejumlah saham yang dapat menjadi pertimbangan investor. Antara lain AKRA, BBNI, BEST, GGRM, INDF, serta JSMR.

Sebelumnya, IHSG ditutup melemah signifikan sebesar 2% menuju level 5.948,57 pada sesi kedua perdagangan Senin, 12 April 2021. Dalam sehari, sebanyak 123 saham naik, 379 saham terkoreksi, dan 137 lainnya berada pada posisi stagnan. (RCS)