IHSG Kembali Tertekan Akibat Minim Sentimen, Simak Saham INDF, TLKM, dan LSIP

27 Juli 2021 05:01 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Laila Ramdhini

Karyawan melintas di depan layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin, 21 Juni 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan mengalami tekanan pada perdagangan Selasa, 27 Juli 2021. Minimnya katalis positif bagi pasar modal Indonesia akan turut mempengaruhi pergerakan indeks selama perdagangan hari ini.

CEO PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat IHSG akan bergerak pada rentang 5.948 – 6.123. Ia menilai perkembangan pergerakan IHSG hingga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh lambatnya perputaran roda perekonomian yang disertai oleh minimnya sentimen.

Menurutnya, hal ini akan membuat IHSG tertahan pada rentang konsolidasi. Kendati begitu, momentum tekanan tersebut masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang.

“Karena dengan pergerakan fluktuatif yang terjadi dalam IHSG dapat dimanfaatkan untuk melakukan trading ataupun investasi jangka pendek,” ujarnya melalui riset harian yang diterima Trenasia.com, Selasa, 27 Juli 2021.

Berdasarkan analisisnya tersebut, ia membagikan menu-menu saham yang menurutnya layak untuk disimak dan dapat menjadi pertimbangan para investor. Di antaranya ICBP, BBNI, INDF, JSMR, TLKM, AKRA, dan LSIP.

Sebelumnya, IHSG berhasil menguat tipis sebesar 0,08% ke level 6.106.40 pada akhir sesi perdagangan Senin, 16 Juli 2021. Dalam sehari, terdapat 241 saham menghijau, 264 saham terkoreksi, dan 144 saham lainnya ditutup tanpa mengalami perubahan harga.

Pada saat itu, IHSG sempat keluar dari level 6.100 sebelum akhirnya sukses kembali ke level psikologis tersebut. Saat ini, kapitalisasi pasar (market cap) indeks domestik senilai Rp7.300,62 triliun.

Berita Terkait