IHSG Berpotensi Dilanda Aksi Jual, AKRA hingga BBNI Jadi Menu Saham Hari Ini

16 September 2022 08:28 WIB

Penulis: Fakhri Rezy

Editor: Fakhri Rezy

Karyawan berkatifitas dengan latar layar monitor pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, 8 September 2022. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi mengalami pelemahan. IHSG akan bergerak di kisaran 7.258-7.353.

Analis pasar modal MNC Asset Management Edwin Sebayang mengatakan, bursa di Wall Street mengalami kejatuhan yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG.

"Diperkirakan IHSG berpotensi dilanda aksi jual alias turun," ujarnya, Jumat, 16 September 2022.

DJIA pada perdagangan kemarin mengalami pelemahan hingga 170 poin. Disusul dengan kejatuhan harga komoditas.

Adapun harga komoditas yang turun adalah harga minyak mentah turun 4,53%, emas turun 2,11%, batu bara turun 0,27%, timah turun 0,95%, dan nikel turun 4,23%.

"Di tengah naiknya yield Obligasi AS untuk semua tenor dan Stock Open Futures (DJIA Futures)," ujarnya.

Rekomendasi Saham Hari Ini

BBNI Rp8.700 - Rp9.625
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY Rp9.175
TARGET PRICE: Rp9.625
STOP-LOSS: Rp8.700

SMRA Rp670 - Rp740
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY Rp705
TARGET PRICE: Rp740
STOP-LOSS: Rp670

AKRA Rp1.345 - Rp1.505
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY Rp1.410
TARGET PRICE: Rp1.505
STOP-LOSS: Rp1.345

MEDC Rp950 - Rp1.050
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY , BUY Rp1.000
TARGET PRICE: Rp1.050
STOP-LOSS: Rp950

UNTR Rp33.150 - Rp36.650
TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY Rp34.900
TARGET PRICE: Rp36.650
STOP-LOSS: Rp33.150

Berita Terkait