IHSG Bakal Lanjut Rebound, Panin Unggulkan Saham BABP, BNII, ISSP, dan MAIN

23 Agustus 2021 08:22 WIB

Penulis: Drean Muhyil Ihsan

Editor: Sukirno

Awak Media mengambil gambar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jum’at, 17 Juli 2020. Indeks harga saham gabungan (IHSG) mencatat koreksi 0,21 persen di akhir sesi pertama perdagangan Jumat 17 Juli 2020. Kekhawatiran terkait gelombang kedua penyebaran virus corona (Covid-19) dan aksi ambil untuk atau profit taking dinilai menjadi penyebab koreksi indeks. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan melanjutkan reli penguatannya pada perdagangan Senin, 23 Agustus 2021 setelah sebelumnya ditutup menguat 0,64% pada akhir perdagangan pekan lalu.

Analis Teknikal Panin Sekuritas, William Hartanto menyebut IHSG berpeluang melanjutkan rebound pada perdagangan awal pekan ini, pascamenyentuh level support serta membentuk pola hammer. Sehingga, indeks bepotensi bergerak menguat pada rentang 5.944 – 6.114.

“Setelah selesai sentuh support dan membentuk pola hammer, IHSG berpotensi melanjutkan rebound,” ujarnya kepada TrenAsia.com, Senin, 23 Agustus 2021.

IHSG ditutup menguat sebesar 0,64% menuju level 6.030,77 pada perdagangan Jumat, 20 Agustus 2021. Sepanjang perdagangan tersebut, tercatat ada 278 saham menguat, 204 saham menurun, dan 167 saham ditutup tidak mengalami perubahan harga.

Selama sepekan kemarin, IHSG terkoreksi 1,77% dari posisi 6.139,49 pada penutupan pekan sebelumnya. Koreksi sebesar 1,80% juga terjadi pada nilai kapitalisasi pasar Bursa selama sepekan, menjadi sebesar Rp7.267,79 triliun dari Rp7.400,66 triliun. 

Sedangkan, rata-rata volume transaksi harian Bursa turun 3,40% menjadi 22,651 miliar saham dari 23,448 miliar saham pada pekan yang lalu. Rata-rata frekuensi harian Bursa anjlok 7,34% menjadi 1.458.268 transaksi dari 1.573.789 transaksi pada pekan sebelumnya.

 

Rekomendasi Saham Hari Ini

 

[BABP]
Rejected Support: Mengalami penguatan tepat pada support trend line dan juga demand zone pada area 346 s/d 358.
Rekomendasi: Buy 380 s/d 400, TP 464 s/d 498, stop loss <346.
Support: 346; 358.
Resistance: 464; 498.

[BNII]
Demand Zone: Memasuki area demand zone pada area 330 s/d 338.
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area demand zone, TP 360 s/d 370, stop loss <330.
Support: 338; 330.
Resistance: 360; 370.

[ISSP]
Volume Profile: Pergerakan harga saham melemah terbatas hingga area dengan volume profile terbesar di area 264 s/d 276.
Rekomendasi: Akumulasi beli pada area 264 s/d 276, TP 320 s/d 360.
Support: 276; 264.
Resistance: 320; 360.

[MAIN]
Chart Pattern/Supply Zone: Membentuk pola long tail hammer, indikasi penguatan dengan estimasi target pada supply zone 780 s/d 800.
Rekomendasi: Sell on strength jika supply zone tidak mampu ditembus.
Support: 695.
Resistance: 780; 800.
 

Berita Terkait