ICM dan BNN Sinergi Cegah Tindak Pidana Narkoba

07 Agustus 2021 23:08 WIB

Penulis: Panji Asmoro

Editor: Ismail Pohan

Tim Operasi K9 Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama anjing pelacak sedang menyusuri sejumlah titik di lingkungan Apartemen Gading Mediterania Residence (GMR) guna menekan angka perederan narkoba,Sabtu 7 Agustus 2021. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

Inner City Management (ICM), perusahaan konsultan pengelolaan properti terkemuka di Indonesia, membuktikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam mencegah terjadinya tindak pidana narkoba di lingkungan apartemen, salah satunya dengan melakukan operasi anjing pelacak K9 di site-site kelolaan.Kabar baiknya, berdasarkan data BNN tercatat kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Ada penurunan angka prevalensi penyalahguna narkoba pernah pakai sebesar 2,4% menjadi hanya 1,8% penyalahguna narkoba di tahun 2019. Dengan demikan terjadi penurunan angka prevalensi sebesar 0,6% yang berarti sampai dengan tahun 2019 sebanyak 1 juta orang tidak lagi melakukan penyalahgunaan terhadap narkoba.

ICM dan BNN telah bersinergi sejak tahun 2017 untuk menciptakan lingkungan apartemen kelolaan yang bersih dari peredaran narkoba. Berbagai kegiatan yang telah dilakukan yakni test urine kepada penghuni maupun karyawan-karyawan, lalu penyuluhan akan bahaya penyalahgunaan narkoba, hingga dilakukan operasi K9 dengan anjing pelacak. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan sebagai pengelola demi menjaga rasa aman dan nyaman bagi penghuni tinggal di apartemen kelolaan. “Operasi K9 ini telah kami lakukan Bersama BNN di apartemen kawasan Podomoro City dan Apartemen Sudirman Park. Hari ini kami kembali beroperasi di Apartemen Gading Mediterania Residence (GMR). Selanjutnya, juga akan dilakukan dibeberapa site kelolaan ICM yang ada di Jakarta maupun kota lain,” ujar Rusli Usman Manager Community Care ICM saat operasi K9 di Apartemen GMR.  

Ketua Tim Operasi  K9 BNN Doni Tri Handono mengatakan apartemen-apartemen yang dilakukan pengecekan oleh unit anjing pelacak K9 merupakan lokasi terpilih dan menjadi percontohan bagi apartemen lainnya. Operasi ini, lanjutnya, merupakan impelementasi kerja sama dalam rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) untuk meminimalisir segala bentuk kejahatan narkoba yang terjadi, khususnya saat ini di properti kelolaan ICM. “Selain memberantas, faktor penting lain yang perlu dilakukan adalah upaya pencegahan. Nah di sini peran serta masyarakat sangat dibutuhkan dalam penegakan hukum apapun termasuk narkoba. Karena dasar dari penetapan untuk penegakkan hukum adalah informasi dan laporan masyarakat sehingga badan pengelola beserta warganya berperan penting. Kami punya personil, tapi kami butuh informasi,” beber Doni. 

Ketua RW 18 Apartemen GMR, Fransiska Fonda Endy yang turut memantau jalannya operasi K9 juga mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut secara rutin agar lingkungannya bersih dari narkoba. “Apa lagi GMR kan apartemen keluarga, jadi kegiatan ini untuk antisipasi agar generasi muda kita bebas dari narkoba. Para orang tua bisa lebih tenang bahwa anak-anak mereka di sini terlindungi,” tutup Fransiska. Foto : Panji Asmoro/TrenAsia

 

Berita Terkait