HUT Ke-23, Bank Mandiri Genjot Transformasi Digital

03 Oktober 2021 21:11 WIB

Penulis: Amirudin Zuhri

Editor: Amirudin Zuhri

Mandiri menyediakan solusi perbankan dengan meluncurkan Financial Mandiri menyediakan solusi perbankan dengan meluncurkan Financial Super App Livin. (Bank Mandiri)

JAKARTA- Di usianya ke-23 tahun, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melakukan lompatan (quantum leap) untuk menyediakan solusi perbankan digital yang andal kepada nasabah, dengan meluncurkan Financial Super App Livin' By Mandiri.

Aplikasi ini untuk menghadirkan customer experience selayaknya layanan Cabang dalam genggaman serta Wholesale Digital Super Platform Kopra by Mandiri untuk memberikan solusi keuangan terbaik bagi nasabah perusahaan melalui digitalisasi wholesale banking.

Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi menjelaskan, dengan didukung oleh digitalisasi sampai dengan posisi akhir Agustus 2021 Bank Mandiri berhasil mengoptimalkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK), serta mampu menekan biaya dana dengan lebih efisien.

Optimalisasi tersebut tercermin dari total DPK (bank only) Bank Mandiri per Agustus 2021 yang menembus Rp 933,04 triliun, tumbuh 8 persen secara yoy dengan rasio CASA terhadap DPK sebesar 72,86 persen. Cost of Fund (CoF) berada di angka 1,67 persen atau menurun sebesar 110 bps secara year on year.

"Pertumbuhan dari sisi kredit juga selaras dengan upaya pemulihan ekonomi Indonesia. Telihat sampai dengan akhir Agustus 2021 total penyaluran kredit Bank Mandiri secara bank only tumbuh sebesar 8,06 persen yoy," jelasnya dikutip dari keterangan resmi, Minggu 3/ Oktober 2021.

Darmawan menambahkan, salah satu bukti keberhasilan digitalisasi pada Bank Mandiri ini tercermin pula dari meningkatnya jumlah pengguna Financial Super App Livin' By Mandiri yang mencapai 8,2 juta di akhir Agustus 2021 meningkat sebesar 50 persen, jika dibandingkan dengan periode setahun sebelumnya.

Seiring dengan pertumbuhan jumlah pengguna, laju transaksi finansial nasabah Bank Mandiri melalui Livin' by Mandiri juga melesat hingga 63 persen yoy menembus 607,5 juta transaksi dengan nilai transaksi menyentuh Rp 1.008 triliun per akhir Agustus 2021.

Selaras dengan tema HUT ke-23 Mandiri Jadi Digital, perseroan telah mampu mendigitalisasi hampir seluruh layanan transaksi nasabah Bank Mandiri. Hasilnya, hingga kuartal III 2021 lebih dari 95 persen transaksi perbankan Bank Mandiri dapat dilakukan secara digital.(*)

Tulisan ini telah tayang di kabarsiger.com oleh Yunike Purnama pada 03 Oct 2021 

Berita Terkait