Hingga Kuartal III 2020, Penyaluran KUR Melalui Fintech Tembus Rp31 Miliar

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mengungkapkan penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) bank melalui financial technology (fintech) telah menyentuh Rp31,08 miliar hingga September 2020.

Deputi Gubernur BI, Sugeng memaparkan, penyaluran KUR lewat sistem pembayaran digital dan e-commerce telah diberikan kepada 294 debitur usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Berdasarkan data BI, sebanyak Rp10,55 miliar KUR telah disalurkan kepada pelaku UMKM di platform Shopee. Sedangkan Rp9,31 miliar diberikan kepada merchant UMKM Tokopedia.

Selanjutnya, Rp6,5 miliar dana KUR telah disalurkan kepada UMKM di aplikasi Grab. Diikuti oleh debitur UMKM di aplikasi Gojek yang menerima Rp4,72 miliar.

Tiga bank BUMN menjadi kreditur dalam pemberian KUR melalui fintech. Ketiga bank tersebut yakni Bank Mandiri, Bank BRI, serta Bank BNI.

Sugeng juga menyampaikan bahwa fintech dapat dimanfaatkan sebagai penyalur pembiayaan. Bahkan, ke depannya seluruh bank dan fintech akan saling terkoneksi melalui sistem antar muka pembayaran terintegrasi.

“Bank yang memiliki keunggulan likuiditas, maka bisa dibantu fintech untuk menyalurkan dananya kepada masyarakat yang lebih luas lagi. Langkah ini sangat penting pada saat situasi pandemi ini untuk membantu pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya dalam webinar Launch Indonesia Fintech Society (IFSoc), Senin 9 November 2020.

Tags:
Bank BNIBank BRIBank MandiriE-commercefinancial technologygojekGrabHeadlineKredit usaha rakyatkurshopeeumkm
Drean Muhyil Ihsan

Drean Muhyil Ihsan

Lihat Semua Artikel ›

%d blogger menyukai ini: