Hingga Agustus 2022, Pupuk Indonesia Catat Produksi Sebanyak 8,02 Juta Ton

20 September 2022 05:00 WIB

Penulis: Feby Dwi Andrian

Editor: Ananda Astri Dianka

Pupuk Indonesia (https://ik.imagekit.io/tk6ir0e7mng/uploads/2020/05/Pupuk-Indonesia.jpg?tr=w-995)

JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) mencatatkan produksi sebanyak 8,02 juta ton pada Agustus 2022.  

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Bakir Pasama mengataman sampai dengan Agustus 2022, komposisi produksi didominasi oleh produksi pupuk sebanyak 62% dan non pupuk mencapai 38%.

"Secara keseluruhan total produksi pupuk maupun non pupuk pada tahun 2022 mencapai 12,85 juta ton, yang dikontribusikan oleh produksi pupuk sebanyak 8,02 juta ton, dan produksi non pupuk 4,83 juta ton," ucap Bakir di Jakarta, Senin 19 Agustus 2022.

Lalu, ia menambahkan untuk total penjualan, baik pupuk dan non pupuk sampai dengan Agustus 2022 mencapai angka 8,76 juta ton.

Adapun pupuk untuk sektor public service obligation (PSO) berkontribusi besar terhadap total penjualan sebesar 5,06 juta ton.

Sementara itu, perseroan juga mencatatkan pendapatan di bulan Agustus 2022, mencapai angka Rp67,75 triliun. Nilai tersebut meningkat dibandingkan RKAP yaitu Rp47,99 triliun.

Kemudian hingga Agustus 2022, komposisi pendapatan terdiri dari pupuk PSO sebesar 45%, pupuk komersil sebesar 33% dan lainnya sebesar 22%.

Lebih lanjut untuk laba bersih, perseroan mencatat angka Rp15,14 triliun, naik dari RKAP yaitu sebesar Rp2,95 triliun.

Perseroan juga mencatatkan piutang subsidi dengan PPN mencapai Rp15,96 triliun per Juli 2022.

"Sampai dengan Agustus 2022, laba bersih senilai Rp15,14 triliun. Lalu untuk total aset mencapai Rp153,42 triliun," ucap Bakir. 

Berita Terkait