Hepatitis Akut RI Terus Bertambah, Berikut Sebaran Kasus

14 Mei 2022 15:14 WIB

Penulis: Debrinata Rizky

Editor: Fakhri Rezy

Hepatitis Akut RI Terus Bertambah, Berikut Sebaran Kasus (Kemenkes RI)

JAKARTA- Kasus Hepatitis Akut terus dilaporkan bertambah di sejumlah daerah, Kementerian Kesehatan melaporkan telah menemukan dugaan kasus Hepatitis Akut ini kepada 18 orang dan paling banyak tersebar di DKI Jakarta dengan 12 kasus.

Adapun sebaran kasus Hepatitis Akut di berbagai daerah berasal dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Bangka Belitung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur.

Dari 18 kasus yang tercatat ada sebanyak, 9 kasus masuk kategori Pending Classification, artinya masih dalam pemeriksaan dengan hasil yang didapat dalam 10-14 hari kedepan.

Lalu ada 7 kasus dengan kategori Discarded, artinya disingkirkan atau tidak terbukti karena pasien memiliki penyebab lain. Satu kasus dalam proses verifikasi dan satu lagi dengan kategori Probable yang artinya pasien memiliki gejala mirip dengan Hepatitis Akut.

“ Ada 7 dari 18 pasien diduga Hepatitis Akut dinyatakan meninggal, namun saat ini masih belum dipastikan apakah meninggal karena penyakit Hipertensi Akut atau ada faktor lainnya,” Jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan sekaligus Direktur Utama RS Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, dr. Mohammad Syahril, Sp.P, MPH dalam keterangan resminya di Jakarta Pada Jumat,13 Mei 2022.

Sementara itu, dr. Syahril mengungkapkan pasien yang diduga Hepatitis Akut memiliki rentang usia 0-20 tahun. Paling banyak anak berusia 5 hingga 9 tahun diketahui ada sebanyak 6 orang yang terjangkit.

Lalu pada usia 0-4 tahun ada total 4 orang, pada usia 10-14 tahun 4 orang terkonfimasi, dan usia diatas 15-20 tahun ada 4 orang.

Adapun gejala yang ditemukan pada pasien dugaan Hepatitis Akut yakni demam, mual, muntah, hilang nafsu makan, diare akut, lemah, nyeri bagian perut, nyeri pada otot dan sendi, kuning di mata dan kulit, gatal-gatal, dan urine seperti air teh.

“Meski gejala yang ditemukan mengarah pada Hepatitis Akut namun belum bisa dipastikan pasien menderita Hepatitis Akut, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan laboratorium lebih lanjut,” tandasnya.

Berita Terkait