Hawaya, Aplikasi Cari Jodoh Muslim Hadir di Indonesia

November 07, 2020, 09:00 AM UTC

Penulis: GND

Hawaya, aplikasi cari jodoh muslim. Dok: Hawaya.

JAKARTA – Hawaya, aplikasi pencarian jodoh online khusus Muslim, sudah hadir di Indonesia.

Platform asal Mesir itu memungkinkan para lajang muslim di Indonesia menemukan pasangan hidupnya dengan tetap menghormati tradisi dan budaya Muslim.

CEO Hawaya, Sameh Saleh, mengatakan Hawaya ingin mengajak dan menghubungkan setiap muslim berstatus lajang di Indonesia untuk saling mengenal satu sama lain secara lebih mendalam hingga menuju hubungan yang serius.

Hawaya menggunakan pendekatan ilmiah, aman, dan diterima secara budaya yang dirancang untuk laki-laki dan perempuan Muslim.

“Kami sangat senang komunitas Muslim Indonesia menyambut hangat pendekatan modern dalam perjodohan ini dan kami berharap dapat merayakan lebih banyak kisah sukses di Indonesia,” kata Sameh lewat siaran pers, Jumat, 6 November 2020.

Sameh mengatakan pihaknya memahami bahwa sebagian orang Indonesia masih menghadapi tekanan masyarakat untuk menjadikan pernikahan sebagai satu-satunya tujuan hidup. Namun, ada berbagai tantangan dalam menemukan pasangan hidup di dunia modern saat ini.

“Kami akan mendampingi mereka menciptakan pengalaman yang tulus untuk bertemu pasangan hidup dengan tetap menjunjung tradisi dan budaya yang mengakar di Indonesia,” tambah Sameh.

Hawaya sudah beroperasi di beberapa negara Arab, Turki, Malaysia, Singapura, Jerman, Prancis, dan Kanada.

Berdasarkan survei Hawaya pada 2020, sebanyak 93% responden perempuan terbuka untuk menggunakan aplikasi perjodohan untuk mencari pasangan hidup. Survei ini melibatkan responden perempuan dan laki-laki muslim Indonesia berusia 20-40 tahun.

Selain itu, 87% responden mengatakan bahwa mereka berharap menemukan seseorang dengan agama yang sama dan sejalan dengan harapan orang tua mereka.

Sementara, menurut data We Are Social (2020), terdapat 175,4 juta pengguna internet di Indonesia pada Januari 2020. Jumlah ini meningkat sekitar 25 juta dibandingkan data tahun sebelumnya.

Penetrasi internet di Indonesia yang mencapai 64% pada Januari 2020 menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia terbiasa menggunakan platform online.

Tawarkan Privasi

Aplikasi Hawaya fokus pada privasi dan keamanan penggunanya. Saat pengguna mendaftarkan diri, Hawaya mengotentikasi semua pengguna baru menggunakan sistem ‘verifikasi selfie’ untuk mencegah pembuatan profil palsu.

Aplikasi ini juga menawarkan opsi kepada pengguna perempuan untuk mengaburkan foto profil. Ada juga fungsi keamanan “Guardian” yang memungkinkan pengguna melibatkan orang yang dipercaya, seperti teman atau anggota keluarga, dalam berkomunikasi sambil mengenal (calon) pasangan mereka.

Hawaya juga memiliki fitur untuk memfasilitasi percakapan yang lebih menyenangkan dengan pencair suasana yang menarik dan pembuka percakapan yang dipersonalisasi.

Fitur unik lain dari aplikasi ini adalah mode Eksklusif. Mode ini menonaktifkan percakapan lainnya yang sedang berlangsung hanya untuk dua pengguna.

Hawaya juga menghadirkan program khusus Sisters-in-Hearts yang menghadirkan para ahli untuk membahas tantangan yang dihadapi para Muslim lajang dalam membangun hubungan dan memberikan solusi.

Sisters-in-Hearts akan terdiri dari serangkaian kegiatan yang membantu Muslim lajang di Indonesia menemukan pasangan hidup dengan cara yang sesuai.

Aplikasi Hawaya dapat diunduh di AppStore untuk perangkat Apple dan Play Store untuk perangkat Android.

Hawaya diluncurkan pada 2017 oleh seorang pengusaha Mesir bernama Sameh Saleh. Nama Hawaya terinspirasi dari kata “Hawa” yang berarti “cinta” dalam bahasa Arab.

Awalnya, Sameh ingin membantu saudara perempuannya melewati pengalaman yang menyenangkan, nyaman, dan aman menuju pernikahan melalui platform tersebut.

Sejak saat itu, Hawaya semakin populer dan telah memfasilitasi ribuan pernikahan. Tidak hanya di Mesir dan negara-negara Arab lainnya, tetapi juga di negara-negara Eropa, Amerika Utara, dan Asia Tenggara.