Harta Mark Zuckerberg Anjlok, Kekayaan Bos Facebook Ini Berkurang Rp1.065 Triliun

26 September 2022 12:02 WIB

Penulis: Rizky C. Septania

Editor: Fakhri Rezy

Pendiri media sosial Facebook Mark Zuckerberg / Facebook @zuck

CALIFORNIA- Pendiri jejaring sosial Facebook sekaligus pemilik perusahaan teknologi Meta, Mark Zuckerberg telah kehilangan harta kekayaannya dalam jumlah yang signifikan.

Sepanjang tahun, harta Mark dilaporkan hilang sebesar US$71 miliar atau setara Rp1.065 triliun atau Rp1,07 kuadriliun (asumsi kurs Rp15.000 per dolar AS).

Mengutip NBC pada Senin, 26 September 2022, menguapnya harta kekayaan Mark Zuckerberg ini disinyalir terjadi ketika Facebook berganti nama menjadi Meta. Kala itu, Investor skeptis tentang tujuan Mark yang menjadikan  poros Meta untuk fokus pada metaverse.

Di sisi lain, bisnis Facebook kini juga dianggap kalah dengan saingan media sosial lain seperti TikTok. Perlu diketahui, media sosial ini dilaporkan berhasil merebut pangsa pasar Generasi Z.

Walau begitu,  pada akhirnya  Perusahaan milik Mark berupaya untuk mereplikasi video pendek di Instagram dan Facebook.

Tak hanya itu, belakangan waktu  terakhir, Publik juga semakin ragu usai diolok-olok netizen soal gambar avatar Zuckerberg di metaverse.

Susut paling banyak

Menguapnya kekayaan Mark dalam waktu singkat menyebabkan dirinya  tercatat sebagai miliarder dengan kehilangan harta kekayaan paling banyak dibandingkan Elon Musk hingga Jeff Bezos.

Sekadar diketahui,  Elon Musk sempat kehilangan kekayaan US$6 miliar atau kisaran Rp90,9 triliun. Lalu Bill Gates kehilangan kekayaan sebesar US$26 miliar atau Rp393,9 triliun dan Jeff Bezos kehilangan US$46 miliar atau kisaran Rp696,9 triliun.

Informasi tambahan, Mark Zuckerberg sebelumnya pernah dinobatkan menjadi orang terkaya ketiga versi Forbes dan Bloomberg pada 2020 lalu. Kekayaannya kala itu mencapai US$87,8 miliar atau kisaran Rp1.333 triliun.

Pada September 2020, kekayaannya meroket hingga nyaris dua kali lipat. Kala itu, harta Mark tercatat sebesar US$142 miliar atau kisaran Rp2,151 kuadriliun.

Berita Terkait