Harga Mulai Rp1,5 Miliar, Rumah di Klaster Yuthica BSD City Sold Out dalam Sehari

29 Oktober 2021 13:30 WIB

Penulis: Aprilia Ciptaning

Editor: Laila Ramdhini

Rumah tapak mewah di BSD City milik PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) dari Grup Sinarmas / Bsdcity.com

JAKARTA – Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE)  melaporkan klaster Yuthica BSD City telah terjual habis alias sold out

“Klaster Yuthica tahap I dan tahap II sold out masing-masing dalam waktu satu hari,” ungkap CEO Residential BSD City - Sinar Mas Land Theodore G Thenoch dalam keterangan tertulis yang dikutip Jumat, 29 Oktober 2021.

Ia menjelaskan, klaster Yuthica tahap I terdiri dari 93 unit dengan satu tipe, yakni LT 60/LB 78. Hunian ini dipasarkan mulai dari Rp1,51 miliar per unit.

Sementara untuk klaster Yuthica tahap II, perusahaan membangun 45 unit dengan tipe yang sama dan dijual mulai dari Rp1,59 miliar per unit.

Theodore mengaku pihaknya berencana membuka tahap III dengan tipe yang lebih besar dan mengusung konsep semi outdoor dining area.

Setiap rumah di klaster Yuthica BSD, lanjutnya, memiliki dua lantai dengan tiga kamar tidur dan dua kamar mandi, serta satu ruang multifungsi yang menghadap taman belakang dan satu carport.

Menurutnya, hunian post pandemic tersebut memiliki bukaan jendela yang luas sehingga pencahayaannya bisa optimal. Diharapkan, sirkulasi udara bisa berjalan baik karena dilengkapi dengan smart door lock system pada pintu utama.

Klaster Yuthica mengadopsi desain modern yang dinilai compact dan fungsional. Hunian ini mengusung tema The Living Essence untuk memastikan penghuni selalu merasakan esensi kehidupan yang nyaman, asri, dan harmonis.

Adapun lokasi klaster Yuthica berdekatan dengan Pasar Modern BSD City, ITC BSD, dan beragam lifestyle center dari Sinar Mas Land. Lokasi tersebut dapat dijangkau melalui akses Tol Jakarta-Serpong.

“Hunian ini juga dikelilingi beragam fasilitas seperti pendidikan, pusat perbelanjaan, rumah sakit, serta kemudahaan akses transportasi umum seperti intermoda BSD City dan Stasiun KRL Rawa Buntu,” jelasnya. 

Berita Terkait