Harga Minyak Jatuh Lagi di Bawah US$30 Per Barel

NEW YORK – Harga minyak mentah dunia kembali mengalami pelemahan pada Rabu pagi, 18 Maret 2020. Penurunan tersebut dipicu oleh kekhawatiran penyebaran virus corona (Covid-19) sehingga berdampak pada permintaan minyak secara global.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman bulan April turun US$1,75 atau 6,1% menjadi US$26,95 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak berjangka Brent untuk pengiriman Mei turun US$1,32 atau 4,39% menjadi US$28,73 per barel di London ICE Futures Exchange.

Analis energi di Commerzbank Research Carsten Fritsc mengungkapkan, penurunan permintaan disebabkan oleh pembatasan yang drastis dalam rangka memerangi virus corona. Hal ini berhubungan dengan perang antara dua negara produsen minyak utama, yakni Arab Saudi dan Rusia yang tidak kunjung menyepakati kebijakan bersama.

“Perilaku dua produsen minyak utama dunia itu digambarkan sebagai tindakan menghancurkan diri sendiri,” ujar Fritsc seperti dikutip oleh Xinhua, Selasa, 17 Maret 2020.

Berdasarkan laporan dari Reuters, pertemuan Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dijadwalkan hari ini pun dibatalkan.

Rusia menolak mendukung upaya penambahan pemangkasan produksi untuk mengatasi kurangnya permintaan minyak akibat virus corona. Arab Saudi pun merespons dengan menghilangkan semua batasan produksi minyak melalui ancaman akan memasok 12,3 juta barel per hari pada bulan April.

Angka tersebut jauh di atas tingkat produksi pada umumnya, yakni 9,7 juta barel per hari. (SKO)

Tags:
Arab SaudiCovid-19harga minyak duniaminyak mentahRusiaVirus Corona
%d blogger menyukai ini: