Hadirkan Hunian Eksklusif dan Premium di Jakarta, APLN Luncurkan Bukit Podomoro

11 September 2021 15:40 WIB

Penulis: Ismail Pohan

Editor: Ismail Pohan

Marketing Director Agung Podomoro Land Agung Wirajaya (tengah), Chief Marketing Officer Bukit Podomoro Jakarta Zaldy Wihardja (kanan) dan Presiden Direktur ERA Indonesia Darmadi Darmawangsa (kiri) berbincang usai acara virtual launching Bukit Podomoro Jakarta di APL Tower, Jakarta, Sabtu, 11 September 2021. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia (trenasia.com)

PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) pengembang properti terdepan dan terintegrasi di Indonesia kembali menghadirkan mahakarya terbaru yaitu hunian eksklusif dan premium yang dinamakan Bukit Podomoro Jakarta. Peluncuran dilakukan secara virtual di gedug APL Tower, di Jakarta, Sabtu, 11 September 2021.

Kehadiran proyek properti premium di Ibu kota Jakarta ini sekaligus menjadi bukti ketangguhan dan kepiawaian Agung Podomoro Land dalam mengoptimalkan setiap peluang ditengah situasi yang sangat dinamis seperti saat ini. Melihat kebutuhan akan hunian eksklusif dan premium yang berlokasi di Ibu kota, diperkirakan akan kembali booming dan menjadi perhatian utama masyarakat menengah ke atas, yang merindukan lingkungan dengan first class experience dan peace of mind.

Hunian dengan harga mulai dari Rp 3,7 miliar ini mengusung konsep Living in Style yang merupakan sebuah konsep gaya hidup yang elegan dan sophisticated, didukung fasilitas layanan premium sehingga menjadi pengalaman tak terlupakan. Menghadirkan harmoni dan keindahan, hunian Agung Podomoro adalah bagian dari kesempurnaan hidup. Dengan harga yang sangat kompetitif dengan hunian sekitarnya, fasilitas Bukit Podomoro dipastikan lebih lengkap untuk memenuhi kebutuhan penghuni.

Selain memenuhi kebutuhan akan hunian sehat dan investasi properti, kehadiran Bukit Podomoro Jakarta merupakan langkah konkret Agung Podomoro Land untuk mendukung pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Agung Podomoro Land meyakini ekonomi Indonesia akan terus pulih dengan tren yang makin positif ke depan. Hal ini dibuktikan dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 7% yoy pada kuartal II 2021. Pertumbuhan ini diharapkan dapat menciptakan sentimen pasar yang lebih optimis. Foto: Ismail Pohan/TrenAsia

 

Berita Terkait