Habiskan Rp519 Miliar, Jokowi Resmikan Bendungan Kuningan Hari Ini

31 Agustus 2021 13:20 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Rizky C. Septania

Bendungan Kuningan akan menyuplai air bagi DI seluas 3.000 ha di beberapa daerah Jawa Barat bagian Timur dan sebagian Jawa Tengah. (Kementerian PUPR.)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan meresmikan Bendungan Kuningan di Provinsi Jawa Barat. Peresmian dilakukan dalam rangka kunjungan kerja seharian ke Kabupaten Cirebon dan Kuningan Jawa Barat pada Selasa, 31 Agustus 2021.

"Hari ini ke Cirebon dan Kuningan, Jawa Barat, untuk kunjungan sehari. Saya hendak melihat langsung pelaksanaan vaksinasi massal di dua daerah itu. Sore harinya, saya akan meresmikan Bendungan Kuningan," ujar Jokowi melalui akun Instagram, Selasa.

Lokasi pembangunan Bendungan Kuningan berada di Desa Randusari, Kecamatan Cibeureum, Kabupaten Kuningan. Investasi pembangunan bendungan ini mencapai Rp519 miliar yang bersumber dari APBN.

Bendungan Kuningan merupakan salah satu dari 65 bendungan yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada periode 2015-2019 untuk mendukung ketahanan pangan dan air sebagai Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan, Bendungan Kuningan dibangun di atas lahan seluas 221 hektar yang membendung Sungai Cikaro dengan volume tampung total sebesar 25,96 juta meter kubik (m3).

Dengan daya tampung sebesar itu, bendungan multifungsi ini akan menjadi sumber pengairan irigasi seluas 3.000 hektar sawah di dua Daerah Irigasi (DI) yakni DI Cileuweung di Kabupaten Kuningan seluas 1.000 hektar dan DI Jangkelok di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, seluas 2.000 hektar.

"Bendungan Kuningan juga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan air baku dengan kapasitas sebesar 300 liter per detik bagi 300 ribu Kepala Keluarga (KK) baik di Kuningan dan Brebes. Bendungan ditargetkan selesai akhir tahun 2018," kata Jokowi dikutip dari situs Kementrian PUPR.

Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono menjelaskan, manfaat Bendungan Kuningan adalah pengendalian banjir dan penghasil energi listrik tenaga air sebesar 500 KW.

Selain itu, bendungan ini juga berpotensi untuk menjadi kawasan wisata di Kuningan karena tidak jauh dari pemukiman.

Dia menerangkan, biaya pembangunan bendungan ini mencapai Rp491,4 miliar yang tertuang pada nilai kontrak awal. Namun kemudian diperbaharui menjadi Rp519 miliar.

Bendungan Kuningan dikerjakan oleh kontraktor PT Wijaya Karya dan PT Brantas Abipraya sejak tahun 2013.

Bendungan ini merupakan bendungan tipe urugan dengan panjang puncak 229 meter dan dilengkapi terowongan pengelak sepanjang 218,42 meter.

Peninjauan Vaksinasi

Selain meresmikan Bendungan Kuningan, Jokowi hari ini juga dijadwalkan terlebih dahulu meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Cirebon dan Kuningan.

Berangkat dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jokowi beserta rombongan lepas landas menuju Kota Cirebon dengan menggunakan Pesawat Khusus ATR 72-600 sekitar pukul 07.30 WIB.

Setibanya di Kota Cirebon, Jokowi langsung menuju Kampung Pengampaan, untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat secara pintu ke pintu. 

Kemudian, Kepala Negara beserta rombongan menuju SMA Negeri 1 Beber, Cirebon, guna meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 untuk para pelajar.

Selanjutnya, Jokowi beserta rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Kuningan, tepatnya Kampung Tonjong, untuk meninjau vaksinasi COVID-19 bagi masyarakat secara pintu ke pintu.

Kemudian, Jokowi juga meninjau kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi para santri di Pondok Pesantren Miftahul Falah.

Disebutkan, Jokowi juga akan memberikan pengarahan kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Jawa Barat yang rencananya digelar di Pendopo Kabupaten Kuningan.*

Berita Terkait