Grup Lippo Lepas 7,14 Persen Saham Matahari Putra Prima (MPPA) ke Investor Singapura

13 April 2021 19:07 WIB

Penulis: Reza Pahlevi

Suasana pengunjung berbenja di Matahari Departement Store Mal WTC, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa, 20 Oktober 2020. Foto: Panji Asmoro/TrenAsia

JAKARTA – Emiten ritel pengelola Hypermart, PT Matahari Putra Prima (MPPA), kedatangan investor baru asal Singapura, yaitu Watiga Trust Ltd. Tercatat, Watiga Trust telah membeli 537,79 juta saham MPPA atau 7,14% dari keseluruhan saham MPPA.

Pembelian saham ini dapat terjadi akibat pemegang saham pengendali, PT Multipolar Tbk (MLPL), telah melepas 11,9% kepemilikan sahamnya pada 6 April 2021 lalu.

“Bahwa pada tanggal 6 April 2021, MLPL telah melakukan transaksi saham Perseroan yang dimiliki sejumlah 896.327.200 saham pada harga Rp 404 per saham,” ujar Sekretaris Perusahaan MPPA Danny Kojongian dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Keuangan (BEI), Selasa, 13 April 2021.

Meski begitu, MLPL masih menjadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan saham sebanyak 2,88 miliar lembar saham. Ini berarti MLPL memegang 38,33% saham MPPA, turun dari sebelumnya 50,23%.

Donny mengatakan tidak ada dampak kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha emiten grup Lippo ini.

Dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu, 7 April 2021, Direktur MLPL Agus Arismunandar menyebutkan penjualan saham ini bertujuan untuk memperluas investor skala besar dalam MPPA dan untuk investasi kembali.

Selama 2020, MPPA harus menutup sementara 8 gerainya karena dampak pandemi COVID-19. Penutupan tersebut dilakukan di Bali dan Jambi agar kerugian perusahaan tidak membengkak. Penutupan gerai di Bali adalah sepinya pelanggan akibat kunjungan wisatawan yang sepi selama pandemi.

Per Juni 2020, MPPA mengoperasikan 100 gerai Hypermart, 26 gerai Foodmart, dan 10 Hyfresh untuk jenis supermarket yang berkontribusi terhadap 96% dari total penjualan. Sisa 4% penjualan disumbangkan oleh 1 SmartClub, 64 gerai Boston, dan 14 gerai FMX. (LRD)

Berita Terkait