Gojek dan Animal Defenders Indonesia Kolaborasi Berantas Penjualan Daging Hewan Non Ternak

22 Agustus 2022 14:00 WIB

Penulis: Panji Asmoro

Editor: Ananda Astri Dianka

(Ki-Ka) Pendiri Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru Tona bersama VP Corporate Affairs Food & Groceries Gojek Rosel Lavina - dalam acara Pet Adoption Day di Kemang, Minggu, 21 Agustus 2022. ADI (Animal Defenders Indonesia) mengumumkan kolaborasinya bersama GoFood, layanan pesan antar makanan dari Gojek. Kedua pihak akan bersama-sama memastikan layanan GoFood selalu bebas dari penjualan makanan/minuman dari bahan dasar atau olahan daging anjing.Foto : Panji Asmoro/TrenAsia (trenasia.com)

Sebagai salah satu organisasi nirlaba yang aktif mengadvokasi pemberantasan perdagangan daging anjing untuk konsumsi, ADI (Animal Defenders Indonesia) mengumumkan kolaborasinya bersama GoFood, layanan pesan antar makanan dari Gojek. 

Kedua pihak akan bersama-sama memastikan layanan GoFood selalu bebas dari penjualan makanan/minuman dari bahan dasar atau olahan daging anjing.

Sebagai bentuk kolaborasi tahap awal, ADI dan Gojek akan mengadakan kegiatan kepada mitra usaha dan masyarakat guna mensosialisasikan kembali aturan pelarangan penjualan daging anjing, mengedukasi bahaya mengonsumsi daging anjing bagi manusia, serta menanamkan kesadaran mengapa hewan non ternak layak sejahtera. ADI juga akan turut melakukan pengawasan supaya tidak ada makanan dari bahan dasar atau olahan daging anjing di platform GoFood.

Selain upaya kolaborasi yang telah dijalin bersama ADI, saat ini GoFood juga telah melakukan ragam upaya proaktif guna mengidentifikasi dan memberantas penjualan menu daging anjing dalam platform-nya,sejak Oktober 2021 untuk secara tegas melarang penjualan daging anjing dan hewan nonternak lainnya dan mensosialisasikannya ke mitra usaha kuliner.Kolaborasi antara ADI dan Gojek sekaligus membantu mitra usaha kuliner GoFood untuk menjaga keamanan makanan yang dijual melalui GoFood.

 

Foto: Panji Asmoro/TrenAsia

Berita Terkait