Garuda Tak Mengalami Kerusakaan Saat Tergelincir di Yogyakarta

TrenAsia (TA) -tcodep style="text-align: justify;">JAKARTA– Hasil pemeriksaan pihak PT Angkasa Pura I menyatakan bahwa pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA210 yang tergelincir di Bandara Adisutjipto Jogjakarta tidak mengalami kerusakan. Pesawat tergelincir karena landasan pesawat licin akibat hujan. 

General Manager PT Angkasa Pura I Yogyakarta, Agus Pandu Purnama, petugas dari Bandara Adisutjipto bersama Tim Teknik Garuda Maintenance Facility (GMF) dan groundhandling segera menuju ke lokasi untuk melakukan evakuasi, sesaat setelah terjadinya insiden, Ahad (25/11). 

“Hasilnya pemeriksaan menyatakan pesawat tidak mengalami kerusakan apapun. Pesawat tergelincir memang karena hujan,” katanya seperti dikutip, Senin (26/11). 

Saat kejadian, pesawat membawa 153 orang penumpang yang terdiri dari 148 penumpang dewasa, 3 anak dan 2 bayi. Dalam insiden itu tidak ada korban jiwa. Yogyagakarta pada Ahad siang itu diguyur hujan deras. Pesawat dengan no GA 210-PK-GFY itu mengalami run over tergelincir hingga keluar landasan. 

Kejadian itu tidak membuat jadwal penerbangan di Bandara Adisutjipto terganggu. Hingga kini, penerbangan sudah normal kembali. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 210 dengan rute Jakarta-Yogyakarta tersebut tinggal landas dari Bandara Soekarno Hatta pukul 13.13 WIB, kemarin.

“Di bandara kondisi sudah normal, tidak ada penerbangan yang terganggu, baik dari dan ke Yogyakarta tidak apa-apa, jadi normal semua. Penumpang tidak ada yang luka, selamat semua dan sudah diterbngkan menggunakan pesawat garuda berikutnya,” tandasnya seperti dikutip dari RRI.co.id.

Insiden kecalakaan pesawat menjadi perhatian serius bagi pihak terkait, semenjak terjadinya insiden Lion Air JT610 yang jatuh ke perairan di Jawa Barat, belum lama ini. Selanjutnya, Lion Air juga sempat menabrak tiang bendera di Bengkulu. Pesawat tersebut mengalami kerusakan karena sayapnya robek.  ***(Nasser Panggabean)