Erick Thohir Tunjuk JF Hasudungan Jadi Direktur Special Asset Management PT PPA

15 September 2021 23:00 WIB

Penulis: Daniel Deha

Editor: Rizky C. Septania

Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk JF Hasudungan menjadi Direktur Special Asset Management PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PT PPA). (BUMN.)

JAKARTA -- Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk JF Hasudungan menjadi Direktur Special Asset Management PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PT PPA).

Penunjukkan Hasudungan ditetapkan melalui Keputusan Menteri BUMN Nomor SK-309/MBU/09/2021 tanggal 14 September 2021 tentang Pembehentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, PengalihanTugas, dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT Perusahaan Pengelola Aset.

Direktur Utama PT PPA Yadi Jaya Ruchandi mengatakan kehadiran JF Hasudungan diharapkan bisa mendorong kinerja perusahaan sebagai perusahaan turnaround terdepan di Indonesia dan mitra terpercaya di bidang restrukturisasi, investasi dan pengelolaan aset.

"PT PPA kini berfokus pada tigas pilar bisnis, yaitu restruktrisasi dan revitalisasi perusahaan BUMN Titip Kelola, pengelolaan Non-Performing Loan (NPL) perbankan, dan solusi inovatif dan efektif Special Situations Fund (SSF)," ujarnya, Rabu, 15 September 2021.

Dia menamgbahkan, kehadiran direktur baru PT PPA tersebut sejalan dengan arah perseroan untuk menjadi National Asset Management Company (NAMCO).

JF Hasudungan sebelumnya merupakan Senior Executive Vice President Special Asset Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Dia merintis karirnya sejak tahun 1991.

Dia mendapatkan gelar Magister di bidang Manajemen Keuangan dari Universitas Sumatera Utara pada tahun 2005.

Dengan penunjukkan JF Hasudungan maka susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT PPA sejak 14 September sebagai berikut:

Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Krisna Wijaya
Komisaris: Marwanto Harjowiryono
Direktur Utama: Yadi Jaya Ruchandi
Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi: Rizwan Pizal Abidin
Direktur Investasi 2: Adi Pamungkas Daskian
Direktur Special Asset Management: JF Hasudungan.

Berita Terkait