Emiten Pemilik Bali United (BOLA) Bentuk Anak Usaha Baru Berbasis Blokchain

14 September 2022 16:47 WIB

Penulis: Ananda Astri Dianka

Editor: Ananda Astri Dianka

Konglomerat Pieter Tanuri pemilik saham pengendali PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) atau klub sepak bola Bali United / Foto: Baliutd.com

JAKARTA – Emiten pemilik klub bola Bali United, PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) mengumumkan pendirian anak usaha baru berbasis blockchain.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu 14 September 2022, anak usaha baru tersebut bernama PT Manusia Masa Depan. Sekretaris Perusahaan BOLA, Yohanes Ade Bunian menjelaskan, perseroan menggengam 99,9 persen saham atau senilai Rp990 juta.

“Perseroan telah melakukan setoran modal secara penuh pada 5 Agustus 2022,” tulis Yohanes.

Meski sudah disuntik modal, BOLA menyebut anak usahanya ini belum aktif beroperasi sampai dengan surat ini diumumkan di Bursa Efek Indonesia.

Dijelaskan, PT Manusia Masa Depan bergerak di bidang aktivitas perdagangan dan portal web/ portal digital serta pengembangan teknologi blockchain.

Melalui anak perusahaan, perseroan berencana untuk melakukan investasi di bisnis-bisnis teknologi berbasis blockchain.

Sebagai informasi, BOLA membukukan pendapatan sebanyak Rp174,89 miliar sepanjang semester I-2022, melesat 393,62% dari periode yang sama tahun lalu di Rp35,43 miliar.

Meski pendapatan terbang tinggi, laba tahun berjalan BOLA di paruh pertama tahun ini menciut jadi Rp25,5 miliar. Padahal, pada semester I-2021, jumlahnya mencapai Rp70 miliar.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga menyusut menjadi Rp22,33 miliar, dari sebelumnya Rp72,1 miliar pada enam bulan pertama 2021.

Berita Terkait